Artikel Ilmiah : F1F021010 a.n. AGDISSA PUTRI SUNANDAR

Kembali Update Delete

NIMF1F021010
NamamhsAGDISSA PUTRI SUNANDAR
Judul ArtikelKeberhasilan Diaspora Korea Selatan Mindan dalam Mobilisasi Praktik Budaya Lintas Batas Korean Wave di Jepang (2022-2024)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hubungan dinamis antara Korea Selatan dan Jepang yang kerap diwarnai isu historis telah menjadikannya salah satu kawasan dengan tingkat ketegangan diplomatik yang fluktuatif di Asia Timur. Namun, momentum politik terkait dilantiknya Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol pada 2022 membuka ruang kolaborasi baru bagi kedua negara. Perubahan situasi ini tidak hanya berdampak pada hubungan politik, tetapi juga mendorong pertukaran nilai dan budaya yang lebih intensif. Jepang menempati posisi tiga besar dengan jumlah diaspora Korea Selatan terbanyak secara global, sehingga memungkinkan diaspora Korea Selatan berperan sebagai aktor transnasional tetap aktif meskipun menghadapi stereotip anti-Korea yang berakar pada ketegangan historis kedua negara. Penelitian ini menggunakan konsep cultural flows oleh Arjun Appadurai yang terdiri dari ethnoscapes, ideoscapes, mediascapes, technoscapes, dan financescapes dalam melihat suatu fenomena global yang digerakkan oleh aktor diaspora. Oleh karena itu, temuan penelitian ini akan menunjukkan bahwa keberhasilan diaspora Korea Selatan Mindan dipengaruhi oleh posisi strategisnya sebagai diaspora aktif. Mindan
mampu memanfaatkan arus budaya global tersebut untuk memperkuat citra positif identitas budaya Korea Selatan melalui fenomena Korean Wave di Jepang.
Abtrak (Bhs. Inggris)The dynamic relationship between South Korea and Japan is frequently shaped by unresolved historical issues, positioning both countries within a region marked by fluctuating diplomatic tensions in East Asia. Despite these challenges, the inauguration of South Korean President Yoon Suk Yeol in 2022 created new political momentum, reopening opportunities for collaboration. This shift has influenced not only political relations, but also encouraged a more active exchange of cultural values between the two societies. Japan ranks among the top three countries with the largest South Korean diaspora population worldwide. This allows the Korean diaspora to function as a transnational actor, remaining active despite persistent anti-Korean Wave stereotypes rooted in historical disputes between the two nations. This research employs Arjun Appadurai’s concept of cultural flows (ethnoscapes, ideoscapes, mediascapes, technoscapes and financescapes) to examine global cultural dynamics driven by diaspora actors. The findings suggest that the success of the South Korean diaspora organisation Mindan is due to its strategic position as an active diaspora community. Mindan effectively harnesses global cultural flows to strengthen South Korea's positive cultural identity through the diffusion of the Korean Wave in Japan.
Kata kunciKata Kunci: Mindan, Diaspora, Korean Wave, Arus Budaya, Jepang, Korea Selatan
Pembimbing 1Dr. Tundjung Linggarwati, S.IP., M.Si.
Pembimbing 2 Kholifatus Saadah, S.Hub.Int., M.Hub.Int.
Pembimbing 3Dr. Arif Darmawan, S.IP., M.Si.
Tahun2025
Jumlah Halaman75
Tgl. Entri2025-11-20 13:09:49.331561
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.