| NIM | L1B021014 |
| Namamhs | ADIL FATWA SYABANA |
| Judul Artikel | Deteksi Bakteri Salmonella spp. Pada Daging Ikan Bandeng (Chanos chanos) dari Pasar Gebang dan Budidaya Tambak di Desa Pegagan Kidul Kabupaten Cirebon |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas perikanan unggulan Indonesia dengan nilai ekonomi tinggi. Namun, ikan ini berpotensi terkontaminasi bakteri patogen seperti Salmonella spp. yang membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi bakteri Salmonella spp. dan mengetahui jumlah total koloni bakteri pada daging ikan bandeng yang berasal dari budidaya tambak dan pasar di Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan teknik purposive sampling. Sampel diuji menggunakan metode Total Plate Count (TPC) berdasarkan ISO 4833-1:2017/Amd 1:2022 dan deteksi Salmonella spp. berdasarkan ISO 6579-1:2017/Amd 1:2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TPC pada sampel dari budidaya tambak adalah 5,9 ×103 cfu/g dan dari pasar 5,7 ×103 cfu/g. Hasil uji statistik independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05) antara nilai TPC dari kedua lokasi, dan keduanya masih di bawah batas maksimum Standar Nasional Indonesia (SNI 01-2729-2006). Hasil uji Salmonella spp. pada semua sampel dari kedua lokasi menunjukkan hasil negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah daging ikan bandeng dari budidaya tambak dan pasar di Kabupaten Cirebon memiliki jumlah mikroba total yang rendah dan tidak terdeteksi bakteri Salmonella spp., sehingga aman untuk dikonsumsi dari aspek kontaminasi mikroba yang diuji. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Milkfish (Chanos chanos) is a leading Indonesian fisheries commodity with high economic value. However, this fish has the potential to be contaminated with pathogenic bacteria such as Salmonella spp., which can endanger consumer health. This study aimed to detect Salmonella spp. contamination and determine the total bacterial colony count in milkfish meat obtained from pond aquaculture and traditional markets in Cirebon Regency. The research method used was observational with a purposive sampling technique. Samples were tested using the Total Plate Count (TPC) method based on ISO 4833-1:2017/Amd 1:2022 and the detection of Salmonella spp. based on ISO 6579-1:2017/Amd.1:2020. The results showed that the TPC values in samples from pond aquaculture were 5,9 ×103cfu/g and from markets were 5,7 ×103 cfu/g. The statistical results of the independent sample t-test indicated no significant difference (p>0.05) between the TPC values from the two locations, and both were still below the maximum limit of the Indonesian National Standard (SNI 01-2729-2006). The results of the Salmonella spp. test on all samples from both locations were negative. In conclusion, milkfish meat from pond aquaculture and markets in Cirebon Regency has a low total microbial contamination level and no detected Salmonella spp. bacteria, thus it is safe for consumption from the aspect of the microbial contaminants tested. |
| Kata kunci | Ikan Bandeng (Chanos chanos), Salmonella spp., Pasar, Budidaya tambak, Uji Total Plate Count , Uji Salmonella spp. |
| Pembimbing 1 | Dr. Kasprijo, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Prof. Ir.. Purnama Sukardi, Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 56 |
| Tgl. Entri | 2025-11-19 15:22:25.346519 |
|---|