Artikel Ilmiah : C1A019017 a.n. MEILAFEZA PUTRIANDITA
| NIM | C1A019017 |
|---|---|
| Namamhs | MEILAFEZA PUTRIANDITA |
| Judul Artikel | Keterkaitan Spasial Ekonomi Berdasarkan Sektor Unggulan pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015-2024 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini menganalisis sektor unggulan dan keterkaitan spasial ekonomi yang terdapat pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan sektor unggulan dan keterkaitan spasial berdasarkan sektor unggulan antara periode sebelum pandemi dan setelah pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data PDRB ADHK 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama tahun 2015 hingga tahun 2024 dan data spasial berupa peta administratif kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Data berasal dari publikasi BPS dan Badan Informasi Geospasial. Alat analisis yang digunakan dalam skripsi ini yaitu Location Quotient (LQ), uji chi-square (χ^2), dan autokorelasi spasial berupa indeks moran global dan indeks moran lokal (LISA). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa; (1) tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada lima sektor unggulan yang paling dominan antara periode sebelum dan setelah pandemi, (2) tidak terdapat perbedaan keterkaitan spasial ekonomi pada lima sektor unggulan yang paling dominan antara periode sebelum dan setelah pandemi. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu pemerintah daerah dapat melakukan upaya untuk memprioritaskan anggaran, investasi pada lima sektor unggulan yang terbukti bertahan pada kondisi guncangan ekonomi dan merancang kebijakan dengan memasukkan agenda diversifikasi sektoral yang bertujuan menciptakan sektor unggulan yang lebih banyak di berbagai daerah, sehingga struktur ekonomi regional tidak hanya stabil tetapi juga adaptif terhadap guncangan. Pemerintah daerah dapat melakukan upaya untuk memprioritaskan pembangunan dan peningkatan infrastruktur penghubung antar kabupaten/kota untuk mengurangi biaya transaksi dan waktu tempuh, sehingga meningkatkan interaksi spasial dan mendorong klaster baru. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research analyzes leading sectors and spatial economic linkages in districts/cities in Central Java Province. The purpose of this research is to analyze differences in leading sectors and spatial linkages based on leading sectors between the periods before and after the pandemic. The research method used in this study is quantitative research. The data used in this study is secondary data in the form of GRDP data for 35 districts/cities in Central Java Province from 2015-2024 and spatial data in the form of administrative maps of districts/cities in Central Java Province. The data came from publications by BPS and Badan Informasi Geospasial. The analytical tools used in this research were the Location Quotient (LQ), chi-square test (χ^2), and spatial autocorrelation in the form of global Moran's index and local Moran's index (LISA). Based on the results of research and data analysis, it shows that: (1) there is no significant difference in the five most dominant leading sectors between the periods before and after the pandemic, (2) there is no difference in economic spatial correlation in the five most dominant leading sectors between the periods before and after the pandemic. The implication of the above conclusion is that local governments can make efforts to prioritize budgets and investments in five leading sectors that have proven to be resilient in times of economic shocks and design policies that include a sectoral diversification agenda aimed at creating more leading sectors in various regions, so that the regional economic structure is not only stable but also adaptive to shocks. Local governments can make efforts to prioritize the development and improvement of infrastructure connecting districts/cities to reduce transaction costs and travel time, thereby increasing spatial interaction and encouraging new clusters. |
| Kata kunci | Keterkaitan Spasial, Sektor Unggulan, Location Quotient, Indeks Moran Global, Indeks Moran Lokal (LISA) |
| Pembimbing 1 | Abdul Aziz Ahmad |
| Pembimbing 2 | Diah Setyorini Gunawan |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2025-11-18 13:25:26.184314 |