| NIM | F1F020033 |
| Namamhs | NATASYA SYIFADELA ARDAFA |
| Judul Artikel | PENGARUH DIASPORA KOREA SELATAN DALAM DIPLOMASI BUDAYA KOREA SELATAN-JEPANG: PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS (2018-2023) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berangkat dari hubungan bilateral Korea Selatan dan Jepang yang menunjukkan dinamika kompleks pada dekade terakhir karena adanya isu sejarah dan identitas nasional. Dalam hal ini, diaspora Korea Selatan di Jepang memiliki posisi strategis sebagai aktor non-negara yang berperan sebagai bridge builder hubungan kedua negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat proses pembentukan identitas diaspora Korea Selatan yang tinggal “diantara” Korea Selatan dan Jepang dalam mempengaruhi diplomasi budaya Korea Selatan dan Jepang, dengan fokus pada periode 2018-2023. Dengan menggunakan perspektif konstruktivisme, penelitian ini menelaah bagaimana identitas diaspora terbentuk melalui pengalaman sejarah, interaksi sosial, serta dinamika politik domestik dan bilateral, lalu bagaimana identitas tersebut bertransformasi menjadi praktik diplomasi budaya yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas yang dimiliki oleh diaspora Korea Selatan di Jepang dapat mempengaruhi diplomasi budaya Korea Selatan di Jepang melalui bantuan organisasi, seperti Mindan. Pengaruh diaspora Korea Selatan di Jepang memperlihatkan bahwa aktor non-negara dengan identitas hibridia dapat menjadi katalis penting dalam membangun jembatan dan memperbaiki hubungan bilateral Korea Selatan-Jepang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research begins with the complex dynamics of bilateral relations between South Korea and Japan over the past decade, driven by issues of history and national identity. In this context, the South Korean diaspora in Japan holds a strategic position as a non-state actor acting as a bridge builder in relations between the two countries. The purpose of this research is to examine the identity formation process of the South Korean diaspora living "between" South Korea and Japan, and how it influences cultural diplomacy between South Korea and Japan, focusing on the period 2018-2023. Using a constructivist perspective, this research examines how diaspora identity is formed through historical experiences, social interactions, and domestic and bilateral political dynamics, and how this identity transforms into influential cultural diplomacy practices. The results show that the identities held by the South Korean diaspora in Japan can influence South Korean cultural diplomacy in Japan through the assistance of organizations such as Mindan. The influence of the South Korean diaspora in Japan demonstrates that non-state actors with hybrid identities can be important catalysts in building bridges and improving bilateral relations between South Korea and Japan.
|
| Kata kunci | diaspora Korea Selata, identitas, konstruktivisme, Korea Selatan-Jepang, Mindan |
| Pembimbing 1 | Dr. Arif Darmawan, S.IP., M.Si |
| Pembimbing 2 | Kholifatus Saadah, S.Hub.Int., M.Hub.Int |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 68 |
| Tgl. Entri | 2025-11-18 11:08:52.785024 |
|---|