Artikel Ilmiah : B1A021118 a.n. CAROLINE DANIELA COUNAHA NICOLE MAROMON

Kembali Update Delete

NIMB1A021118
NamamhsCAROLINE DANIELA COUNAHA NICOLE MAROMON
Judul ArtikelDETEKSI MOLEKULER BAKTERI Streptococcus pneumoniae PADA ANAK-ANAK SEHAT DI WILAYAH DATARAN TINGGI DIENG, BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Streptococcus pneumoniae (S. pneumoniae) merupakan bakteri gram positif yang hidup di dalam saluran pernapasan manusia. S. pneumoniae banyak ditemukan sebagai patogen pneumonia, sinusitis, otitis, meningitis, mastoiditis dan penyakit pernapasan lainnya. Balita menjadi kelompok usia yang beresiko terinfeksi pneumonia karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah dan sedang berkembang. Banjarnegara menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang mengalami peningkatan kasus pneumonia pada tahun 2023, yaitu sebanyak 2133 pasien, terutama pada anak-anak. Deteksi S. pneumoniae secara cepat dan akurat dapat menggunakan metode PCR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat prevalensi S. pneumoniae pada anak-anak sehat di wilayah dataran tinggi Dieng, Kecamatan Batur, Banjarnegara dengan teknik PCR, serta menganalisis epidemiologi responden sebagai sampel penelitian berdasarkan data demografi.
Penelitian ini merupakan penelitian dalam bentuk studi potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dari studi yang telah dilakukan pada tahun 2024 di wilayah dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara melalui metode swab nasofaring dengan metode survei menggunakan purposive sampling. Variabel yang akan diamati pada penelitian ini terdiri atas variabel bebas yaitu anak-anak di wilayah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan variabel terikatnya adalah keberadaan dan prevalensi S. pneumoniae pada anak-anak sehat di wilayah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Parameter yang diamati pada penelitian ini terdiri dari parameter pendukung yaitu epidemiologi S. pneumoniae, positivitas deteksi S. pneumoniae berdasarkan hasil PCR dan parameter pendukungnya adalah hasil kultur bakteri serta uji optochin. Penelitian ini dilakukan dengan cara isolasi dan identifikasi S. pneumoniae melalui kultur bakteri dan deteksi molekuler menggunakan teknik Conventional PCR untuk mengkonfirmasi keberadaan S. pneumoniae dengan mendeteksi gen lytA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33% anak-anak sehat di Puskesmas Batur 1, Dieng, Kabupaten Banjarnegara terdeteksi positif S. pneumoniae dengan metode PCR. Berdasarkan standar surveilans WHO, prevalensi tersebut termasuk pada kategori moderat. Karakteristik demografis seperti usia mempengaruhi tingkat kolonisasi S. pneumoniae, sedangkan pada kategori jenis kelamin tidak terlihat perbedaan ilmiah yang signifikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Streptococcus pneumoniae (S. pneumoniae) is a gram positive bacteria that lives in the human respiratory tract. S. pneumoniae is widely found as a pathogen of pneumonia, sinusitis, otitis, meningitis, mastoiditis and other respiratory diseases. Toddlers are an age group that is at risk of being infected with pneumonia because they have a weak and developing immune system. Banjarnegara is one of the regencies in Central Java that experienced an increase in pneumonia cases in 2023, which is 2133 patients, especially in children. Detection of S. pneumoniae quickly and accurately can use the PCR method. The purpose of this study is to measure the prevalence rate of S. pneumoniae in healthy children in the Dieng highland area, Batur District, Banjarnegara with PCR technique, as well as analyze the epidemiology of respondents as a study sample based on demographic data.
This research is a research in the form of a cross-sectional study with a descriptive approach. Sampling in this study from a study that has been conducted in 2024 in the Dieng highland area, Banjarnegara Regency through the nasopharyngeal swab method with a survey method using purposive sampling. The variables that will be observed in this study consist of free variables, namely children in the Batur District, Banjarnegara Regency and the bound variable is the presence and prevalence of S. pneumoniae in healthy children in the Batur District, Banjarnegara Regency. The parameters observed in this study consist of supporting parameters, namely S. pneumoniae epidemiology, S. pneumoniae detection positivity based on PCR results and the supporting parameters are bacterial culture results and optochin tests. This research was carried out by isolation and identification of S. pneumoniae through bacterial culture and molecular detection using Conventional PCR technique to confirm the existence of S. pneumoniae by detecting the lytA gene.
The results of the research showed that 33% of healthy children at the Batur 1 Health Center, Dieng, Banjarnegara Regency were detected positive for S. pneumoniae with PCR method. Based on WHO surveillance standards, the prevalence is included in the moderate category. Demographic characteristics such as age affect the level of colonization of S. pneumoniae, while in the gender category there is no significant scientific difference.
Kata kunciAnak-anak sehat, Dieng, Kultur bakteri, Uji optochin, PCR, prevalensi, S. pneumoniae
Pembimbing 1Dr. Daniel Joko Wahyono, M. Biomed.
Pembimbing 2Dodi Safari, S.Si. Ph.D.
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman58
Tgl. Entri2025-11-17 15:51:49.292579
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.