| NIM | F1A020007 |
| Namamhs | SALSABILA AGATHA |
| Judul Artikel | BERTAHAN ATAU MELAWAN (Menggali Fenomena Body Shaming di Kalangan Mahasiswa FISIP Unsoed) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Body shaming merupakan tindakan merendahkan atau mengomentari bentuk fisik seseorang secara negatif. Korban body shaming yang menerima komentar negatif seringkali tidak melakukan respon apapun terhadap perilaku yang diterimanya dan pelaku menganggap bahwa body shaming yang dilakukan tidak memberikan dampak terhadap korban. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tindakan yang dilakukan korban dan dampak yang ditimbulkan terhadap mahasiswi FISIP Unsoed yang menjadi korban. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori interaksionalisme simbolik Herbert Blumer. Teori Interaksionalisme Simbolik dipilih untuk menunjukkan tindakan yang dilakukan korban dan dampak yang muncul sebagai pemaknaan terhadap body shaming yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi FISIP Unsoed yang menjadi korban melakukan tindakan setelah mengalami perilaku body shaming yakni seperti diam atau menahan diri, membalas perkataan pelaku dan bercerita kepada teman. Terdapat dampak negatif dan positif dari terjadinya body shaming yaitu tidak percaya diri atau insecure, menyalahkan diri sendiri, citra diri berkurang, interaksi sosial menurun, menjadi takut terhadap sesuatu dan menimbulkan adanya beauty privilege. Dampak positif yang muncul yakni korban menjadi lebih rajin untuk berolahraga dan melakukan pembuktian sebagai bentuk perlawanan terhadap perilaku body shaming yang dialami. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Body shaming is the act of belittling or commenting negatively on someone's physical appearance. Victims of body shaming who receive negative comments often do not respond to the behavior they receive, and perpetrators assume that body shaming has no impact on the victim. This study aims to explain the actions taken by victims and the impact on female students at the Faculty of Social and Political Sciences, Unsoed, who were victims. The method used was descriptive qualitative using Herbert Blumer's symbolic interactionism theory. Symbolic interactionism theory was chosen to show the actions taken by victims and the impact that arose as a meaning of the body shaming that occurred. The results of the study show that female students of FISIP Unsoed who were victims took actions after experiencing body shaming, such as remaining silent or restraining themselves, responding to the perpetrator's words, and telling their friends. Furthermore, there were negative and positive impacts of body shaming, namely lack of confidence or insecurity, self-blame, reduced self-image, decreased social interaction, fear of something, and the emergence of beauty privilege. The positive impact that emerged was that the victims became more diligent in exercising and proving to the perpetrators that the negative comments they made were not true. |
| Kata kunci | Body Shaming, Perlawanan, Dampak |
| Pembimbing 1 | Dr. Tyas Retno Wulan, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. FX. Wardiyono, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Masrukin, M.Si. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2025-11-17 13:15:45.956077 |
|---|