Artikel Ilmiah : I1A019001 a.n. ROSALIA
| NIM | I1A019001 |
|---|---|
| Namamhs | ROSALIA |
| Judul Artikel | Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Stunting pada Balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Cilongok 1 Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Stunting adalah masalah gizi kronis yang dihasilkan dari asupan nutrisi yang tidak memadai, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan. Di Puskesmas Cilongok I, prevalensi stunting tetap menjadi perhatian kesehatan masyarakat yang signifikan dan memerlukan perhatian serius karena dampak malnutrisi jangka menengah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, case-control, yang dilakukan di Puskesmas Cilongok I. Sampel terdiri dari 108 responden, termasuk 54 kasus (anak stunting) dan 54 kontrol (anak tidak stunting), yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Variabel yang dianalisis adalah riwayat berat badan lahir rendah (BBLR), penyakit infeksi, riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat pemberian makanan pendamping, praktik pengasuhan, pendapatan keluarga, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dan stunting. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel serta dianalisis menggunakan metode univariat, bivariat (uji Chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor berhubungan signifikan dengan stunting, termasuk ASI eksklusif (OR = 23,983; 95% CI = 6,537–87,987), penyakit infeksi (OR = 7,418; 95% CI = 2,244–24,525), pemberian makanan pendamping (OR = 3,924; 95% CI = 1,123–13,706), dan pendapatan keluarga (OR = 0,168; 95% CI = 0,052–0,548). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Stunting is a chronic nutritional problem resulting from inadequate nutrient intake, particularly during the first 1,000 days of life. At Cilongok I Public Health Center, the prevalence of stunting remains a significant public health concern that requires serious attention due to the medium-term impacts of malnutrition. This study employed a quantitative, case-control design conducted at Cilongok I Public Health Center. The sample consisted of 108 respondents, including 54 cases (stunted children) and 54 controls (non-stunted children), selected using cluster random sampling The variables analyzed were low birth weight (LBW) history, infectious diseases, exclusive breastfeeding history, complementary feeding history, parenting practices, family income, maternal education, maternal knowledge, and stunting. Data were collected using validated and reliable questionnaires and analyzed using univariate, bivariate (Chi-square test), and multivariate (logistic regression) methods. The results indicated that several factors were significantly associated with stunting, including exclusive breastfeeding (OR = 23.983; 95% CI = 6.537–87.987), infectious diseases (OR = 7.418; 95% CI = 2.244–24.525), complementary feeding (OR = 3.924; 95% CI = 1.123–13.706), and family income (OR = 0.168; 95% CI = 0.052–0.548). |
| Kata kunci | Stunting, Balita, Faktor Risiko |
| Pembimbing 1 | Sri Nurlaela, SKM, M.Epid |
| Pembimbing 2 | Prof. Siwi Pramatama M. W., S.Si, M.Kes., Ph.D |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-11-17 11:18:20.493825 |