| NIM | A1D021076 |
| Namamhs | AROS PUTRA JABBAAR ROSYIID |
| Judul Artikel | Biodiversitas Serangga Hama dan Musuh Alami pada Fase Generatif Pertanaman Padi (Oryza Sativa L.) Inpago Unsoed Protani di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Brebes |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penurunan produksi padi umumnya disebabkan oleh tekanan biotik, khususnya serangan hama serangga. Pengendalian populasi hama dapat dilakukan melalui penerapan pengendalian hama terpadu yang memanfaatkan peran musuh alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas serangan hama, keanekaragaman, keseragaman, serta kelimpahan hama dan musuh alami pada varietas Inpago Unsoed Protani di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2024 – Februari 2025 di Desa Majasari, Kabupaten Purbalingga dan Desa Pakujati, Kabupaten Brebes. Metode pengambilan sampel meliputi sweep net, perangkap kuning, dan pengamatan langsung pada 20 rumpun tanaman per lokasi. Variabel pengamatan untuk penelitian ini meliputi intensitas serangan, indeks keseragaman, indeks keanekaragaman dan kelimpahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas serangan hama mengalami peningkatan di kedua lokasi, dengan intensitas serangan hama di lokasi Desa Pakujati lebih tinggi. Indeks keanekaragaman hama di Desa Majasari rendah (H’=0,89) dan musuh alami sedang (H’=1,72), sedangkan di Desa Pakujati keanekaragaman hama sedang (H’=1,57) dan musuh alami tinggi (H’=1,93). Indeks keseragaman hama di Desa Majasari rendah (E=0,49) dan musuh alami tinggi (E=0,78), sedangkan di Desa Pakujati keseragaman hama sedang (E=0,68) dan musuh alami tinggi (E=0,87). Kelimpahan hama didominasi oleh Leptocorica sp. di kedua lokasi, sedangkan musuh alami di Desa Majasari didominasi oleh Coccinella transversalis, sedangkan di Desa Pakujati didominasi oleh Sepedon sp. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The decline in rice production is often caused by biotic stress, particularly insect pest infestations. Integrated pest management utilizing natural enemies is an effective approach to maintain agroecosystem stability. This research was conducted from October 2024 to February 2025 at Majasari Village, Purbalingga Regency, and Pakujati Village, Brebes Regency. Sampling methods included sweep nets, yellow traps, and direct observations at 20 sampling plant clumps per location. The results showed that pest attack intensity was higher in Pakujati than in Majasari. The pest and natural enemy diversity indices in Majasari were low (H’=0.89) and moderate (H’=1.72), respectively, while in Pakujati they were moderate (H’=1.57) and high (H’=1.93). Pest evenness in Majasari was low (E=0.49) and natural enemy evenness was high (E=0.78), while in Pakujati they were moderate (E=0.68) and high (E=0.87), respectively. The dominant pest in both locations was Leptocorisa sp., while dominant natural enemies were Coccinella transversalis in Majasari and Sepedon sp. in Pakujati. |
| Kata kunci | hama, Inpago Unsoed Protani, keanekaragaman, musuh alami, padi |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Rostaman, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Dyah Susanti, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2025-11-15 15:40:34.35314 |
|---|