| NIM | G4A023007 |
| Namamhs | SALMA SHAFIYATU MAULANA |
| Judul Artikel | Perbedaan Hemodinamik Pasien yang Dilakukan ERACS dan Non ERACS pada Tindakan Seksio Sesarea di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Peningkatan persalinan seksio sesarea mengharuskan adanya peningkatan pelayanan perioperatif yaitu dengan metode ERACS. Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS) merupakan managemen perioperatif untuk mempercepat pemulihan pasien. Metode ini mulai dikembangkan di beberapa rumah sakit tetapi studi terkait ERACS masih sedikit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hemodinamik pada pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS pada tindakan seksio sesarea di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri atas 2 kelompok yaitu pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS dengan masing-masing sebanyak 43 pasien. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling dan menggunakan data rekam medis. Data dianalisis menggunakan independent t-test. Hasil: Terdapat perbedaan tekanan darah sistolik (p = 0,000), tekanan darah diastolik (p = 0,02) dan tekanan arteri rata-rata (p = 0,004) yang signifikan pada tahap intraoperatif pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS pada tindakan seksio sesarea (p <0,05). Tidak terdapat perbedaan denyut nadi pada intraoperatif (p = 0,24) pada pasien yang dilakukan ERACS dan Non ERACS pada tindakan seksio sesarea. Kesimpulan: Metode Non ERACS memiliki risiko lebih tinggi kejadian hipotensi dan bradikardia dibandingkan dengan metode ERACS. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: An increase cesarean section requires an improvement in perioperative care, the ERACS method. Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS) is perioperative management to accelerate patient recovery.This method has started to develop in several hospitals but studies related to ERACS are quite yet. Objective: This study aimed to determine the differences in hemodynamics in patients performed by ERACS and Non ERACS during cesarean section at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Methods: Observational study with a cross-sectional design. The sample consisted of 2 groups, namely patients who underwent ERACS and Non ERACS with 43 patients each. Samples were taken with consecutive sampling techniques and using medical record data. The data were analyzed using an independent t-test. Results: There was a significant difference in systolic blood pressure (p = 0.000), diastolic blood pressure (p = 0.02) and mean arterial pressure (p = 0.004) in the intraoperative phase of patients performed by ERACS and Non ERACS in cesarean section (p < 0.05). There was no difference in heart rate in intraoperative (p = 0.24) in patients performed by ERACS and Non ERACS for cesarean section. Conclusion: Non ERACS method has a higher risk of developing hypotension and bradycardia than the ERACS method. |
| Kata kunci | seksio sesarea, metode ERACS, tekanan darah, denyut nadi |
| Pembimbing 1 | dr. Tendi Novara, M.Si., Med., Sp. An. KAO |
| Pembimbing 2 | dr. Aditiyono, Sp. OG. Subsp. Onk |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 68 |
| Tgl. Entri | 2025-11-15 10:46:30.675174 |
|---|