| NIM | L1B021072 |
| Namamhs | MOCHAMAD QEIS ADAM GHIFARI |
| Judul Artikel | DETEKSI BAKTERI Salmonella spp. PADA DAGING IKAN NILA YANG DIBUDIDAYAKAN DI SISTEM BUDIDAYA KOLAM TANAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat. Kemampuan beradaptasi yang tinggi membuat ikan nila menjadi salah satu pilihan utama bagi banyak pembudidaya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Salmonella sp. pada daging ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dibudidayakan di kolam tanah di Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode observasi bersifat deskriptif laboratorium yang bertujuan mendeteksi dan mengonfirmasi keberadaan Salmonella spp. pada daging ikan nila. Sampel berupa 25 gram daging ikan diidentifikasi melalui tahapan pre-enrichment (BPW), enrichment selektif (RVS dan MKTTn), isolasi pada media selektif (XLD dan BSA), serta uji biokimia (TSIA, LDB, Urea, Indole, dan ONPG). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pertumbuhan koloni khas Salmonella sp. pada semua media dan uji biokimia, sehingga dinyatakan negatif. Nilai Angka Lempeng Total (ALT) sebesar 1,6 × 10⁴ CFU/g masih di bawah ambang batas ISO 4883-1: 2013/Amd 1 : 2022 (5×10⁵ CFU/g), yang menunjukkan mutu mikrobiologis ikan tergolong baik. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas air kolam tanah yang bersumber dari Kali Ciwaringin masih aman untuk kegiatan budidaya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa daging ikan nila dari Kecamatan Kapetakan bebas Salmonella sp. dan aman dikonsumsi masyarakat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Nile tilapia (Oreochromis niloticus) is one of the freshwater fishery commodities with high economic value and plays an important role in meeting the community’s demand for animal protein. Its high adaptability makes Nile tilapia one of the main choices for many fish farmers. This study aimed to detect the presence of Salmonella sp. bacteria in the flesh of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) cultivated in earthen ponds in Kapetakan District, Cirebon Regency. The research employed an observational descriptive laboratory method to detect and confirm the presence of Salmonella spp. in Nile tilapia flesh. Samples consisting of 25 grams of fish flesh were identified through several stages: pre-enrichment (BPW), selective enrichment (RVS and MKTTn), isolation on selective media (XLD and BSA), and biochemical tests (TSIA, LDB, Urea, Indole, and ONPG). The results showed no growth of typical Salmonella sp. colonies on all media and biochemical tests, indicating a negative result. The Total Plate Count (TPC) value of 1.6 × 10⁴ CFU/g was still below the ISO 4883-1:2013/Amd 1:2022 threshold (5×10⁵ CFU/g), suggesting that the microbiological quality of the fish was good. This indicates that the quality of the earthen pond water sourced from the Ciwaringin River is still safe for aquaculture activities. Therefore, it can be concluded that Nile tilapia from Kapetakan District are free from Salmonella sp. and safe for human consumption. |
| Kata kunci | Ikan nila (Oreochromis niloticus), Salmonella spp., kolam tanah, Angka Lempeng Total (ALT), Uji Salmonella spp. |
| Pembimbing 1 | Dr. Kasprijo, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Prof. Ir. Purnama Sukardi, Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 48 |
| Tgl. Entri | 2025-11-14 11:59:59.281374 |
|---|