Artikel Ilmiah : F1A020112 a.n. DYAH AYU NABILA ANINDHITA

Kembali Update Delete

NIMF1A020112
NamamhsDYAH AYU NABILA ANINDHITA
Judul ArtikelINTERAKSI SOSIAL REMAJA DI SEKOLAH: STUDI KASUS PERILAKU SELF-CENTERED SISWA SMP PGRI 4 BOGOR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan, dampak, serta upaya penanganan perilaku self-centered pada siswa kelas VIII SMP PGRI 4 Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku self-centered terbentuk dari kombinasi faktor internal dan eksternal, yaitu pola asuh keluarga (permisif dan otoriter), kondisi ekonomi, dinamika kelompok sebaya yang eksklusif, serta keterbatasan fasilitas sekolah. Dampak yang ditimbulkan dari perilaku self-centered meliputi konflik antarteman, kesulitan kerja sama, hambatan komunikasi dengan guru, dan pembentukan konsep diri yang tidak stabil yang bergantung pada penilaian orang lain (looking glass self). Upaya sekolah untuk mencegah dan mengurangi perilaku self-centered siswa dilakukan melalui pembelajaran kolaboratif, layanan konseling, dan kegiatan ekstrakurikuler telah dilakukan, namun efektivitasnya masih terbatas akibat kesenjangan komunikasi lintas generasi dan kurangnya keterbukaan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pendekatan yang lebih holistik, adaptif, dan melibatkan seluruh ekosistem sosial siswa untuk mengarahkan perilaku self-centered menuju perkembangan yang lebih konstruktif.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the formation, impact, and mitigation efforts concerning self-centered behavior among eighth-grade students at SMP PGRI 4 Bogor. The research employed a descriptive qualitative method, utilizing data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentary studies. The findings indicate that self-centered behavior is shaped by a combination of internal and external factors, namely family parenting styles (both permissive and authoritarian), economic conditions, exclusive peer group dynamics, and limited school facilities. The consequences of this self-centered behavior include interpersonal conflicts among peers, difficulties in collaboration, communication barriers with teachers, and the formation of an unstable self-concept dependent on the appraisal of others (looking glass self). The school's efforts to prevent and mitigate student self-centered behavior through collaborative learning, counseling services, and extracurricular activities have been implemented; however, their effectiveness remains limited due to intergenerational communication gaps and a lack of student openness. Consequently, this study recommends a more holistic and adaptive approach, involving the entire student social ecosystem, to channel self-centered behavior towards more constructive development.
Kata kunciSelf-centered, Interaksi Sosial Remaja
Pembimbing 1Prof. Dr. Muslihudin, M.Si
Pembimbing 2Ratna Dewi, S.Sos., M.A
Pembimbing 3Drs. FX. Wardiyono, M.Si
Tahun2025
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2025-11-14 08:03:02.926516
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.