Artikel Ilmiah : C2C023079 a.n. M. ALI GHOZI

Kembali Update Delete

NIMC2C023079
NamamhsM. ALI GHOZI
Judul ArtikelMULTI-FACTORIAL INFLUENCES ON MALARIA TRANSMISSION
DYNAMICS IN INDONESIA: INSIGHTS FROM CLIMATE TO
COMMUNITY INTERVENTIONS: A Literature Review
Abstrak (Bhs. Indonesia)Malaria tetap menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama di wilayah dengan tingkat endemisitas tinggi seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur. Meskipun berbagai strategi pengendalian telah diterapkan, penyebaran penyakit ini masih dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi insidensi malaria, serta mengevaluasi strategi pengendalian yang telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
Metode yang digunakan mencakup penelaahan terhadap 20 jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2024. Analisis dilakukan terhadap studi observasional, deskriptif, dan kebijakan yang menyoroti pengaruh iklim, demografi, perilaku, kondisi lingkungan, dan kebijakan pemerintah terhadap insidensi malaria.
Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa faktor iklim seperti curah hujan dan suhu udara secara signifikan memengaruhi fluktuasi kasus malaria, terutama pada lingkungan yang basah dan lembap. Faktor demografis seperti usia, rendahnya tingkat pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi yang kurang mendukung juga berkontribusi secara signifikan terhadap risiko infeksi. Perilaku masyarakat, kualitas lingkungan permukiman, serta mobilitas penduduk semakin memperkuat rantai penularan.
Di sisi lain, berbagai strategi intervensi seperti pemetaan spasial, pengobatan massal, distribusi kelambu berinsektisida, dan pelibatan kader kesehatan lokal terbukti efektif di beberapa wilayah seperti Purbalingga dan Papua.
Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa upaya pengendalian malaria di Indonesia memerlukan pendekatan integratif berbasis data lokal, yang menggabungkan dimensi epidemiologis, klimatologis, sosial, dan kebijakan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi eliminasi malaria nasional yang lebih adaptif dan kontekstual menuju tercapainya Indonesia bebas malaria pada tahun 2030.
Abtrak (Bhs. Inggris)Malaria remains a significant public health issue in Indonesia, particularly in regions with high
endemicity levels such as Papua and East Nusa Tenggara. Despite the implementation of various
control strategies, the spread of this disease continues to be influenced by multiple interrelated
factors. This literature review aims to identify and analyze the factors affecting malaria incidence,
as well as to evaluate the control strategies implemented across various regions in Indonesia. The
method involved reviewing 20 national scientific journals published between 2016 and 2024. The
analysis encompassed observational, descriptive, and policy studies that examined the influence of
climate, demographics, behavior, environmental conditions, and government policies on malaria
incidence.
The results of the literature review indicate that climatic factors such as rainfall and air temperature
significantly affect the fluctuation of malaria cases, particularly in wet and humid environments.
Demographic factors such as age, low educational attainment, and poor socioeconomic status also
significantly contribute to infection risk. Community behavior, residential environmental quality,
and population mobility further reinforce transmission chains. On the other hand, intervention
strategies such as spatial mapping, mass treatment, mosquito net distribution, and local health cadre
engagement have proven effective in several regions including Purbalingga and Papua. The
conclusion of this study emphasizes that malaria control in Indonesia requires an integrative
approach based on local data, combining epidemiological, climatological, social, and policy
dimensions. These findings are expected to serve as a foundation for formulating a more adaptive
and contextually appropriate national malaria elimination strategy toward the goal of a malaria-free
Indonesia by 2030.
Kata kunciMalaria, rainfall, Indonesia
Pembimbing 1Dwi Sarwani Sri Rejeki
Pembimbing 2Siwi Pratama Mars Wijayanti
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-10-24 09:03:56.041973
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.