| NIM | D1B023011 |
| Namamhs | MOHAMAD AMIR HASAN |
| Judul Artikel | Studi Komparatif Performa Produksi Ayam Petelur Strain Lohmann Brown Berdasarkan Tahun Pemeliharaan |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan performa produksi ayam ras petelur strain Lohmann Brown antara tahun 2023 dan 2024 di Wijaya Farm, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari pencatatan produksi selama ayam berumur 28 hingga 40 minggu. Parameter yang diamati meliputi Hen Day Production (HDP), mortalitas, dan Feed Conversion Ratio (FCR). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan diuji menggunakan uji t untuk mengetahui signifikansi perbedaan antar tahun. Hasil menunjukkan bahwa HDP mengalami peningkatan dari 89,70% menjadi 91,05%, FCR menurun dari 2,03 menjadi 1,99, dan mortalitas tetap stabil pada angka 0,07%. Namun, seluruh perbedaan tersebut tidak menunjukkan hasil yang signifikan secara statistik (P>0,05). Meskipun demikian, tren positif pada HDP dan FCR menunjukkan adanya perbaikan dalam manajemen produksi. Stabilitas angka mortalitas juga mencerminkan efektivitas pengendalian penyakit dan kondisi pemeliharaan yang baik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aimed to evaluate and compare the production performance of Lohmann Brown layer chickens between 2023 and 2024 at Wijaya Farm, Kuningan Regency, West Java. The data used were secondary data obtained from production records during the laying period from 28 to 40 weeks of age. Observed parameters included Hen Day Production (HDP), mortality rate, and Feed Conversion Ratio (FCR). Data were analyzed descriptively and tested using a t-test to determine statistical significance between the two years. Results showed an increase in HDP from 89.70% to 91.05%, a decrease in FCR from 2.03 to 1.99, and a stable mortality rate of 0.07%. However, none of these differences were statistically significant (P>0.05). Despite this, the positive trends in HDP and FCR indicate improvements in production management. The consistently low mortality rate also reflects effective disease control and favorable rearing conditions. |
| Kata kunci | ayam petelur, produksi telur, HDP, mortalitas, FCR, uji t |
| Pembimbing 1 | Imam Suswoyo |
| Pembimbing 2 | Chomsiatun Nurul Hidayah |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | 2025-10-17 14:56:21.379406 |
|---|