Artikel Ilmiah : J1B021016 a.n. ERFIKA NUR PUTRI HIDAYAT
| NIM | J1B021016 |
|---|---|
| Namamhs | ERFIKA NUR PUTRI HIDAYAT |
| Judul Artikel | Makna Kultural Tradisi Bada Mulud di Komunitas Adat Bonokeling (Kajian Etnolinguistik) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tradisi Bada Mulud merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh Komunitas Adat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal dan makna kultural Tradisi Bada Mulud di Komunitas Adat Bonokeling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa tuturan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode cakap dengan teknik dasar pancing dan teknik lanjutan cakap bertemu muka. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan ekstralingual. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi bada mulud merupakan tradisi rutinan yang dilaksanakan setiap bulan maulid oleh anak-putu Eyang Bonokeling. Terdapat makna leksikal dan makna kultural pada prosesi dan perlengkapan Tradisi Bada Mulud di Komunitas Adat Bonokeling. Makna kultural pada penelitian ini merupakan makna tersirat dan diperoleh berdasarkan kondisi sosial budaya masyarakat adat Bonokeling. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Bada Mulud tradition is a tradition carried out by the Bonokeling Indigenous Community in Pekuncen Village, Jatilawang District, Banyumas Regency. This study aims to describe the lexical and cultural meanings of the Bada Mulud tradition in the Bonokeling Indigenous Community. This study uses a qualitative descriptive method. The data in this study consists of spoken language. The data collection method used in this study is observation with basic recording techniques and advanced free observation techniques. In addition, this study also uses interviews with basic prompting techniques and advanced face-to-face interview techniques. The data analysis method used in this study is extralinguistic comparison. The method of presenting the analysis results is informal. The results of this study indicate that the Bada Mulud tradition is a routine tradition carried out every Maulid month by the grandchildren of Eyang Bonokeling. There are lexical meanings and cultural meanings in the procession and equipment of the Bada Mulud Tradition in the Bonokeling Indigenous Community. The cultural meanings in this study are implied meanings and are obtained based on the socio-cultural conditions of the Bonokeling indigenous community. |
| Kata kunci | etnolinguistik, bada mulud, makna kultural |
| Pembimbing 1 | Farida Nuryantiningsih |
| Pembimbing 2 | Gita Anggria Resticka |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2025-10-02 11:17:07.732093 |