Artikel Ilmiah : F1C007072 a.n. MUHAMMAD RYAN WIBOWO
| NIM | F1C007072 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD RYAN WIBOWO |
| Judul Artikel | BANALITAS DALAM BINGKAI FOTO (STUDI ANALISIS SEMIOTIK PADA BUKU FOTO JAKARTA ESTETIKA BANAL KARYA ERIK PRASETYA) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk memahami makna-makna isi pesan dalam foto-foto yang ditampilkan dalam buku Jakarta Estetika Banal karya Erik Prasetya. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotik dan menambahkan studi pustaka. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis semiotik Roland Barthes dengan menggunakan metode analisis signifikasi dua tahap yaitu denotasi, konotasi, hingga mitos. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah foto-foto dari buku foto Jakarta Estetika Banal yang mendukung terbentuknya makna mengenai banalitas kota Jakarta. Dari hasil penelitian ini memiliki kesimpulan, diantaranya adalah dari foto-foto pada buku Jakarta Estetika Banal memang seperti itulah realitas gambaran Kota Jakarta yang sangat banal, biasa, umum, dan dangkal. Kemiskinan, polusi, kumuh, hedonis, konsumtif, banjir, macet, eksploitasi anak ,dan masih banyak lainnya. Hal-hal seperti itu sudah menjadi hal yang banal di kota moderen bernama Jakarta |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research based paper aims to understand the meanings of the message in the photographs shown in the book Banal Aesthetic of Jakarta by Erik Prasetya. The research methodology used in this research is descriptive qualitative approach to the analysis of the semiotics analysis with added literature studies. Analysis of the data used in this study using a Roland Barthes semiotics analysis models using two-stage analysis method which is denotation, connotation, to the myth. The object of study in this research are the photos from the photo book Banal Aesthetic of Jakarta to be discussed regarding the symbols and aspects of photography on every subject of the photograph which supports the formation of meaning the city of Jakarta banality. From the results of this research can be drawn the conclusions of which are from the photographs in the book Banal Aesthetic of Jakarta indeed such the reality of the image of the city of Jakarta which is very banal, ordinary, common, and shallow. The poor, pollution, slums, consumerist, hedonist, floods, traffic jam, child exploitation, and much more. Things like that have become the modern city of banal named Jakarta. |
| Kata kunci | Semiotika, Foto, Banal |
| Pembimbing 1 | Tri Nugroho Adi, M.Si |
| Pembimbing 2 | Agus Ganjar Runtiko, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Chusmeru, M.Si |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |