Artikel Ilmiah : C1B021100 a.n. HARDIKA DEDI SETIADJI
| NIM | C1B021100 |
|---|---|
| Namamhs | HARDIKA DEDI SETIADJI |
| Judul Artikel | ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK NOPIA MINO DALAM PERSPEKTIF SISTEM TRACEABILITY (Studi Pada UMKM Kampoeng Nopia Mino Desa Pekunden Kecamatan Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini membahas tentang masalah manajemen risiko dalam rantai pasok UMKM Nopia Mino, sebuah usaha yang bergerak sebagai pembuat kue nopia mino, yang berlokasi di Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. UMKM ini menghadapi tantangan signifikan dalam risiko Ketidaksesuaian bahan baku, Kecacatan bahan baku dari petani, risiko Keterlambatan pengiriman, risiko yang tidak termitigasi, seperti kualitas bahan baku yang tidak sesuai, fluktuasi harga pasar, dan gangguan selama proses produksi, telah menyebabkan penurunan efisiensi operasioanal serta kepercayaan mitra bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko utama yang terjadi dalam rantai pasok UMKM Kapulaga, menghitung nilai risiko terbesar, dan merumuskan strategi mitigasi risiko untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk pemetaan proses rantai pasok, diikuti dengan analisis risiko menggunakan metode House of Risk (HOR). Metode ini menggabungkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dengan House of Quality (HOQ) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memprioritaskan risiko berdasarkan tingkat keparahan dan probabilitasnya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik UMKM, dan kuisioner terkait identifikasi risiko. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research discusses the problem of risk management in the supply chain of MSME Nopia Mino, a business that operates as a Nopia Mino cake maker, which is located in Pekunden Village, Banyumas District, Banyumas Regency. These MSMEs face significant challenges in the risk of unsuitability of raw materials, defects in raw materials from farmers, the risk of late delivery, risks that are not mitigated, such as inappropriate quality of raw materials, market price pressures, and disruptions during the production process, which have caused a decrease in operational efficiency and business partner trust. This research aims to identify the main risks that occur in the Cardamom MSME supply chain, calculate the largest risk values, and develop risk mitigation strategies to increase efficiency and stop operations. To achieve this goal, the research uses the Supply Chain Operations Referee (SCOR) approach to map the supply chain process, followed by risk analysis using the House of Risk (HOR) method. This method combines Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) with House of Quality (HOQ) to identify, initiate, and prioritize risks based on their severity and probability. Data was collected through direct observation, in-depth interviews with MSME owners, and questionnaires related to risk identification. |
| Kata kunci | Supply Chain Management (SCM), Supply Chain Risk Management (SCRM), Traceability, SCOR, FMEA, AHP |
| Pembimbing 1 | Retno Widuri, S.E., M. Si. |
| Pembimbing 2 | Bagas Gumintang, S.M., M.B.A. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2025-08-27 14:42:04.733443 |