| NIM | J1A021059 |
| Namamhs | MOCHAMMAD IJLAL HILMI ISTANTIO |
| Judul Artikel | Translation Techniques and Accuracy of Legal Terms in Netflix Series Suits |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis istilah hukum, Teknik penerjemahan, dan keakuratan terjemahan pada istilah hukum yang muncul di Netflix Series Suits musim pertama episode satu dan dua. Penelitian ini didasari oleh teori pengklasifikasian istilah hukum milik Alcaraz & Hughes (2002), teori teknik penerjemahan hukum milik Harvey (2000), dan penilaian tingkat keakuratan terjemahan dengan teori Penilaian Kualitas Terjemahan milik Nababan dkk. (2012). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan kuesioner dan umpan balik dari para penilai untuk penilaian data. Hasil dari analisis menunjukan terdapat 114 data istilah hukum yang terbagi kedalam tiga klasifikasi istilah hukum, klasifikasi yang paling banyak ditemukan adalah purely technical terms (56), diikuti dengan semi technical terms (31), dan yang terakhir everyday vocabulary frequently found in legal text (27). Berikutnya, teknik penerjemahan hukum yang dibagi menjadi empat, dengan penggunaan Teknik terbanyak yaitu functional equivalence (69), diikuti dengan formal equivalence (37), transcription (8), dan descriptive (0). Pada aspek keakuratan, dari total 114 data yang dianalisis, ditemukan sebanyak 79 data yang dikategorikan akurat, 34 data tergolong kurang akurat, dan 1 data termasuk dalam kategori tidak akurat. Temuan ini menunjukkan bahwa terjemahan istilah hukum dalam serial Netflix Suits dinilai akurat, karena didukung oleh penggunaan teknik yang sesuai serta pemahaman istilah hukum pada bahasa sumber dan bahasa sasaran. Dengan demikian, penerapan teknik yang tepat terbukti mampu menjaga keutuhan makna meskipun terdapat berbagai keterbatasan teknis. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research identifies the types of legal terms, translation techniques, and translation accuracy of legal terms that appeared in the first two episodes of Netflix's Suits, Season 1. This research was based on Alcaraz & Hughes' theory of legal term classification (2002), Harvey's theory of legal translation techniques (2000), and Nababan et al.'s theory of translation quality assessment (2012). This research employed a descriptive qualitative method, utilizing a questionnaire and feedback from raters for data collection and analysis. The analysis results showed that there were 114 legal terms categorized into three classifications. The most frequent classification was purely technical terms (56), followed by semi technical terms (31), and finally, everyday vocabulary frequently found in legal text (27). Meanwhile, legal translation techniques were categorized into four, with the most used technique being functional equivalence (69), followed by formal equivalence (37), transcription (8), and descriptive (0). In terms of accuracy, among the total 114 data analyzed, 79 data were considered accurate, 34 data were less accurate, and 1 data was considered inaccurate. This finding shows that the translation of legal terms in the Netflix series Suits is considered accurate with the use of proper techniques and also an understanding of legal terms in the SL and TL. This shows that the application of the right technique is able to maintain clarity and comprehensibility of meaning despite various technical constraints. |
| Kata kunci | Legal Terms, Accuracy, Legal Translation, Suits, Legal Translation Techniques. |
| Pembimbing 1 | Hanifa Pascarina, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 105 |
| Tgl. Entri | 2025-08-25 14:09:57.564156 |
|---|