Artikel Ilmiah : H1F007023 a.n. WIRA KHARISMA
| NIM | H1F007023 |
|---|---|
| Namamhs | WIRA KHARISMA |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN PENGARUH PERCEPATAN GEMPABUMI PADA SATUAN BATUPASIR DI DAERAH RAWAHENG DAN SEKITARNYA, KECAMATAN WANGON, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi, yaitu Satuan Dataran Aluvial Kali Lopasir, Satuan Perbukitan Sinklinl Karangkemiri, dan Satuan Lembah Antiklin Karangkatilayu, tahapan geomorfik daerah penelitian secara keseluruhan masuk pada tahapan muda hingga dewasa. Sementara itu untuk satuan batuan terdapat empat satuan batuan di daerah penelitian, yaitu Satuan Batupasir, Satuan perselingan Batupasir-Batulempung, Satuan Batulempung, dan Satuan Aluvial. Setelah seluruh satuan tersebut terbentuk daerah penelitian mengalami pemendekan regional dari rezim tektonik kompresi yang membentuk suatu konfigurasi sesar mendatar. Struktur geologi yang berkembang di daerah ini adalah sesar mendatar yang berasosiasi dengan lipatan-lipatan yang keseluruhannya terbentuk dalam satu fasa deformasi setelah Kala Pliosen. Sementara itu daerah penelitian jika dilihat dari sudut pandang kestabilan lereng, daerah penelitian termasuk kategori lereng aman, hanya ada beberapa lereng yang masuk pada kategori tidak stabil tanpa pengaruh percepatan gempabumi. Setelah mengalami pengaruh percepatan gempabumi sebagian besar lereng yang dinyatakan stabil atau aman menjadi tidak stabil. Kondisi ini menyimpulkan bahwa percepatan gempabumi sangat mempengaruhi kestabilan lereng, pengaruh percepatan gempabumi dapat menurunkan tingkat kestabilan lereng lebih dari 50% dari kondisi normal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Study area was divided into three geomorphological units, namely Kali Lopasir Alluvial Plain Unit, Karangkemiri Syncline Hills Unit and Karangkatilayu Anticline valley Unit, geomorphic stages of the study area is the young stage to adulthood. Meanwhile, there are four lithologies rock units in the study area, the Sandstone Unit, intercalated sandstone-mudstone units, claystone Unit and Alluvial Unit. Once all the units are formed research area experienced regional shortening of tectonic compression regimes that form a horizontal fault configuration. Geological structures that developed in this area is associated with a fault horizontal folds of which are formed in a single phase after Kala Pliocene deformation. While the study area when viewed from the standpoint of the stability of slopes, areas of research including safe slope category, there are only a few slopes that enter the category of unstable without the influence of earthquake acceleration. After experiencing the effects of earthquake acceleration is expressed most stable slopes become unstable or safe. This condition is concluded that the acceleration of the earthquake greatly affect the stability of the slope, the effect of earthquake acceleration can reduce the stability of the slope is more than 50% of normal condition. |
| Kata kunci | kestabilan lereng, percepatan gempabumi, Rawaheng |
| Pembimbing 1 | Dr. Eng. Imam A Sadisun, MT |
| Pembimbing 2 | Adi Candra ST., MT |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |