Artikel Ilmiah : E1A021074 a.n. ALIFIA KHOIRUNISSA

Kembali Update Delete

NIME1A021074
NamamhsALIFIA KHOIRUNISSA
Judul ArtikelPENOLAKAN SITA JAMINAN KARENA MASUKNYA PIHAK
KETIGA SEBAGAI PEMEGANG HAK TANGGUNGAN
DALAM SENGKETA WANPRESTASI
(Studi Putusan Nomor 10/Pdt.G/2024/PN Skb)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sita Jaminan bertujuan menjamin pengeksekusian Putusan, namun objek yang dimohonkan sita jaminan ternyata telah melekat hak tanggungan. Sita jaminan akan terbentur kepentingan pemegang hak tanggungan dalam penjaminan pelunasan utang. Sengketa wanprestasi Nomor 10/Pdt.G/2024/PN Skb antara PT Farmsco Feed Indonesia sebagai Penggugat Asal/Tergugat Intervensi I, Muhammad Rusdi sebagai Tergugat Asal/Tergugat Intervensi II, serta Bank BCA/Penggugat Intervensi sebagai pemegang hak tanggungan yang mengajukan Intervensi jenis tussenkomst untuk menolak sita jaminan yang dimohonkan Penggugat Asal terhadap harta Tergugat Asal. Penelitian bertujuan menganalisis pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam mengabulkan intervensi Bank BCA, serta upaya hukum bagi Penggugat Asal akibat ditolaknya sita jaminan. Jenis penelitian yuridis normatif. Metode pendekatan undang-undang, konseptual, kasus. Spesifikasi penelitian preskriptif dengan data sekunder dari studi kepustakaan. Penyajian data teks naratif dengan analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Majelis Hakim keliru menyamakan sita jaminan dalam petitum provisi dengan petitum pokok padahal objek berbeda, Majelis Hakim keliru tidak mempertimbangkan syarat Tussenkomst “kepentingannya terganggu” yang tidak dipenuhi Bank BCA karena tidak ada Putusan Sela yang mengabulkan sita jaminan. Penolakan sita jaminan oleh Bank BCA seharusnya dengan Derden Verzet. Penggugat Asal dapat Banding, Kasasi, dan Peninjauan kembali atas dasar kekeliruan Majelis Hakim. Eksekusi dapat dimohonkan saat Putusan sudah incracht dengan amar penghukuman sejumlah uang.
Abtrak (Bhs. Inggris)Conservatory attachment aims to secure the Plaintiff’s right to executing a judgment. The object requested for attachment is already encumbered with mortgage right. The Plaintiff’s interest collides with the mortgage holder who requires security for debt repayment. Civil Case No. 10/Pdt.G/2024/PN Skb a breach of contract between PT Farmsco Feed Indonesia as Original Plaintiff/Intervening Defendant I and Muhammad Rusdi as Original Defendant/Intervening Defendant II. Bank BCA, as the mortgage holder, submitted a tussenkomst intervention opposing the requested attachment. This study examines the court’s legal reasoning in granting the intervention and evaluates legal remedies available to the plaintiff following the rejection of attachment. The research adopts a normative juridical method, employing statutory, conceptual, and case approaches, with prescriptive specification. Secondary legal materials were collected through literature study, presented narratively, and analyzed qualitatively. The findings indicate that court erred by granting Bank BCA’s intervention without establishing the required element of disturbed legal interest. In the absence of interlocutory order granting attachment, Bank BCA’s legal standing was insufficient, and its proper remedy should have been derden verzet. For the plaintiff, available remedies include appeal, cassation, and judicial review, in addition to seeking enforcement of any final judgment ordering payment of the outstanding debt.
Kata kunciHak Tanggungan, Sita Jaminan, Tussenkomst, Upaya Hukum
Pembimbing 1Sanyoto, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H.
Tahun2025
Jumlah Halaman24
Tgl. Entri2025-08-21 12:27:33.603244
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.