Artikel Ilmiah : L1A020035 a.n. EZRA ALAN NAOMI

Kembali Update Delete

NIML1A020035
NamamhsEZRA ALAN NAOMI
Judul ArtikelKERAGAAN PERIKANAN TANGKAP DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan dan potensi pengembangan perikanan tangkap di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan mencakup survei, wawancara, observasi langsung, dan analisis data sekunder tahun 2016-2023. Hasil menunjukkan bahwa produksi dan nilai hasil tangkapan mengalami fluktuasi, dengan Tongkol, Manyung, Tenggiri, dan Kakap Merah sebagai komoditas dominan. Kapal kecil (≤5 GT) mendominasi struktur armada pada awal periode, namun menunjukkan penurunan signifikan, sementara kapal besar (≥30 GT) relatif stabil. Mayoritas RTP berada pada usia produktif dengan rata-rata pendapatan bersih 165 juta rupiah per trip per kapal. Potensi pengembangan diarahkan pada empat komoditas utama berdasarkan kontribusi jumlah dan nilai produksi, yaitu Tongkol, Manyung, Tenggiri, dan Kakap Merah. Secara keseluruhan, keragaan perikanan tangkap di TPI Karangsong mencerminkan dinamika usaha yang masih berpeluang dikembangkan melalui pengelolaan berbasis keberlanjutan dan peningkatan daya saing komoditas utama.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to assess the performance and development potential of capture fisheries at the Fish Auction Place (TPI) Karangsong, Indramayu Regency. The research employed surveys, interviews, direct observation, and secondary data analysis from 2016 to 2023. Results indicate fluctuations in both fish production and value, with Tongkol, Manyung, Tenggiri, and Red Snapper as the leading commodities. Small vessels (≤5 GT) initially dominated the fleet structure but declined significantly over time, while large vessels (≥30 GT) remained relatively stable. Most fisherman were in productive age groups with an average net income of 165 million rupiah per fishing trip. Development potential focuses on four key commodities, Tongkol, Manyung, Tenggiri, and Red Snapper based on their substantial contributions in volume and value. Overall, the performance of capture fisheries at TPI Karangsong reflects a business dynamic that still has potential to be developed through sustainability-based management and the enhancement of competitiveness of key commodities.
Kata kunciKeragaan, Komoditas Unggulan, Perikanan tangkap, TPI Karangsong
Pembimbing 1Muslih, S.Pi., M.Si
Pembimbing 2Ahmad Naufal Attaqi, S.Pd., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-08-21 11:59:53.226653
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.