Artikel Ilmiah : A1A018067 a.n. SUHADAK

Kembali Update Delete

NIMA1A018067
NamamhsSUHADAK
Judul ArtikelAnalisis Kelayakan Usahatani Bawang Daun di Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usahatani bawang daun di Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2025 dengan menggunakan simple random sampling dengan 44 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis biaya total (Total Cost), Analisis Penerimaan (Total Revenue), Analisis Pendapatan, R/C Ratio dan Analisis titik impas (Break Event Point/BEP). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi bawang daun sebesar 6.009 kg per musim tanam, dengan harga jual Rp. 5.000 / kg. Biaya total yang dikeluarkan petani sebesar 17.552.267, sementara penerimaan mencapai Rp. 30.045.455, menghasilkan pendapatan bersih Rp. 12.493.188 per musim tanam. Nilai R/C Ratio sebesar 1,711 yang menunjukkan bahwa usahatani bawang daun layak diusahakan. Analisis BEP menunjukkan titik impas tercapai pada volume produksi 3.375 kg, nilai penjualan Rp. 16.875.258 dan harga jual Rp. 2.921/kg. Hasil ini mengindikasikan bahwa usahatani bawang daun di Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo efisien dan menguntungkan untuk diusahakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the farm feasibility of leek farming ini Banyumudal Sapuran District Wonosobo Regency. The research was conducted from January to March 2025 using a survey method with 44 farmer respondents selected through simple random sampling. Data analysis used is total cost analysis, total revenue analysis, income analysis, R/C ratio and Break Event Point (BEP) analysis. The results showed that the average production of leeks was, 6.009 kg planting season, with an average selling price of IDR 5.000/kg. the total cost incurred was IDR 17.552.267, while revenue reached IDR 30.045.455, resulting in a net income of IDR 12.493.188 season. The R/C ratio value of 1,711 indicated that leek farming is financially feasible. The BEP analysis showed that the was reached at a production volume of 3.375 kg, a sales value of IDR 16.875.258 and a selling price of IDR 2.921/kg. these results indicate that leek farming in Banyumudal Village Sapuran District Wonosobo Regency is efficient is efficient and profitable for further development.
Kata kunciBawang daum, pendapatan, kelayakan usahatani, R/C Ratio, BEP
Pembimbing 1Dr. Irene Kartika Eka W., S.P, M.P
Pembimbing 2Ratna Satriani, S.P., M.Sc
Pembimbing 3Dr. Altri Mulyani, S.P., M.Sc.
Tahun2025
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2025-08-21 09:00:41.185694
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.