Artikel Ilmiah : J1E021034 a.n. NURUL RIFATUL ANISA

Kembali Update Delete

NIMJ1E021034
NamamhsNURUL RIFATUL ANISA
Judul ArtikelEnglish Language Teaching at Sekolah Murid Merdeka (SMM) Cilandak
Abstrak (Bhs. Indonesia)Anisa, Nurul Rifatul. 2025. English Language Teaching in Mixed-Age Classroom at Sekolah Murid Merdeka (SMM) Cilandak. Pembimbing 1: Weksa Fradita Asriyama, S.Pd., M.Pd., Pembimbing 2: Slamet Riyadi, S.S., M.Pd., Penguji 1: Nisa Roiyasa, S.Pd., M.Tesol., Penguji 2: Laxmi Mustika Cakrawati, M.Pd., Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknoligi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Purwokerto.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran bahasa Inggris di kelas campuran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian terdiri dari 2 guru kelas campuran dari kelas 1-3 sekolah dasar, 1 koordinator akademik atau kepala sekolah, dan 1 koordinator jenjang. Temuan dari analisis data menunjukkan bahwa ada beberapa strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengajar bahasa Inggris untuk memenuhi kebutuhan tiap siswa, seperti bagaimana guru mengetahui setiap tingkat perkembangan siswa, memfasilitasi siswa untuk berinteraksi dan bekerja sama, dan menentukan bahwa siswa telah menerima tantangan yang sesuai. Dan dalam mengajar, metode yang paling ditekankan oleh guru adalah menerapkan instruksi yang sesuai dengan jenjang mereka. Saat pembelajaran berlangsung, tantangan yang sering dihadapi adalah manajemen kelas, yaitu bagaimana guru dapat menjaga suasana kelas tetap kondusif meskipun beberapa anak sudah menyelesaikan tugasnya dan juga harus memiliki kemampuan untuk menghubungkan tujuan pembelajaran dari setiap jenjang agar tercipta pembelajaran yang bermakna. Selain itu, guru juga menghadapi tantangan di bidang teknologi dan komunikasi dengan orangtua. Bagi siswa, pendekatan ini membuka kesempatan untuk mempelajari hal-hal baru di luar tujuan pembelajaran, sehingga potensi mereka dapat lebih terlihat dan berkembang. Dari sisi guru, fleksibilitas dalam mengajar membuat mereka lebih mudah mengidentifikasi potensi siswa, memberikan tantangan yang sesuai, dan menyusun pembelajaran yang bermakna.
Abtrak (Bhs. Inggris)Anisa, Nurul Rifatul. 2025. English Language Teaching in Mixed-Age Classroom at Sekolah Murid Merdeka (SMM) Cilandak. First Supervisor: Weksa Fradita Asriyama, S.Pd., M.Pd., Second Supervisor: Slamet Riyadi, S.S., M.Pd., First Examiner: Nisa Roiyasa, S.Pd., M.Tesol., Second Examiner: Laxmi Mustika Cakrawati, M.Pd., Ministry of Higher Education, Science, and Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, Department of Language Education, English Education Study Program, Purwokerto.

This study aims to determine the application of English language learning in mixed-age classroom. The research method used is qualitative with a case study approach. The research sample consisted of 2 mixed-age classroom teachers from grades 1-3 of elementary school, 1 academic coordinator or school principal, and 1 level coordinator. The findings of the data analysis show that there are several strategies applied by teachers in teaching English to accomplish the needs of students, such as how teachers know each level of student development, facilitate students to interact and collaborate, and determine that students have received appropriate challenges. And in teaching, the method most emphasized by teachers is to apply instructions that are appropriate to their level. During learning, the challenge often encountered is classroom management, namely how teachers can maintain a conducive classroom environment even though some children have already completed their assignments. Teachers must also have the ability to connect the learning objectives of each level in order to create meaningful learning in one classroom. In addition, teachers also encounter challenges in the fields of technology and communication, as well as maintaining good cooperation with parents. And the benefits of implementing mixed-age classroom in English language learning are feel by both teachers and students. For students, this approach opens up opportunities to learn new things beyond the set learning objectives, so that their potential can be more visible and developed. From the teacher's perspective, flexibility in teaching allows them to more easily identify students' potential, provide appropriate challenges, and structure relevant and meaningful learning.
Kata kunciMixed-Age Classroom, English Language Teaching, Sekolah Murid Merdeka
Pembimbing 1Weksa Fradita Asriyama, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 2Slamet Riyadi, S.S., M.Pd.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2025-08-21 07:18:30.582014
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.