| NIM | A1D021195 |
| Namamhs | BAGUS SATRIA |
| Judul Artikel | Aplikasi Tunggal dan Konsorsium Bakteri Penghasil Indole Acetic Acid terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) pada Sistem Hidroponik Wick |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman yang berpotensi tinggi dalam dunia agribisnis karena selain mudah dibudidayakan, selada juga bernilai jual tinggi. Sistem hidroponik wick dapat menjadi alternatif karena membutuhkan biaya yang terjangkau serta pemberian bakteri penghasil IAA yang dapat membantu tanaman meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga diharapkan dapat mampu meningkatkan produksi tanaman sekaligus menekan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konsorsium bakteri penghasil IAA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada sistem hidroponik Wick. Perlakuan yang dicoba dalam penelitian ini yaitu: tanpa isolat, isolat S3, N15, N19, S3+N15, S3+N19, N15+N19, dan S3+N15+N19. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata aplikasi bakteri penghasil IAA secara konsorsium S3+N15 mampu meningkatkan tinggi tanaman (14,19%) dan konsorsium S3+N15+N19 mampu meningkatkan panjang akar total (17,30%) kandungan klorofil (29,35%) bobot akar segar (46,55%), bobot tajuk segar (187,25%), bobot tanaman segar (180,74%), bobot tajuk kering (32,03%), dan bobot tanaman kering (30%) tanaman selada pada sistem hidroponik Wick. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lettuce (Lactuca sativa L.) is a plant with high potential in agribusiness because, in addition to being easy to cultivate, it also has a high market value. The wick hydroponic system can be an alternative, as it requires low costs and the application of IAA-producing bacteria can help enhance plant growth and development. Therefore, it is expected to increase crop production while reducing production costs. This study aims to test the effectiveness of a consortium of IAA-producing bacteria on the growth and yield of lettuce plants in the Wick hydroponic system. The factor that was tried in this study are: without isolate, S3, N15, N19, S3+N15, S3+N19, N15+N19, and S3+N15+N19 isolates. The results of the research showed a significant effect of the application of IAA-producing bacteria in S3+N15 consortium on plant height (14.19%), and in S3+N15+N19 consortium on total root length (17.30%), chlorophyll content (29.35%), fresh root weight (46.55%), fresh shoot weight (187.25%), total fresh plant weight (180.74%), dry shoot weight (32.03%), and total dry plant weight (30%) of lettuce grown in a Wick hydroponic system. |
| Kata kunci | selada, bakteri, IAA, konsorsium |
| Pembimbing 1 | Prof. Ir. Loekas Soesanto, M.S., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Dr. Etik Wukir Tini, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-08-20 20:18:22.684934 |
|---|