Artikel Ilmiah : L1B021079 a.n. AHMAD HAZIMULZUHDI

Kembali Update Delete

NIML1B021079
NamamhsAHMAD HAZIMULZUHDI
Judul ArtikelTREN KUALITAS AIR PADA TAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DENGAN SISTEM INTENSIF
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian berjudul Tren Kualitas Air Pada Tambak Udang Vaname Dengan Sistem Intensif. Penelitian ini dilakukan di tambak udang intensif Hurang Jaya Makmur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tren parameter kualitas air budidaya udang vaname dengan sistem intensif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi kuantitatif untuk mendapatkan data secara angka. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Masing-masing parameter kualitas air menunjukkan dinamika perubahan yang berbeda selama masa pemeliharaan. Parameter seperti, pH siang hari, salinitas, amonium (NH₄⁺), nitrit (NO₂⁻), dan TOM (Total Organic Matter) menunjukkan tren yang semakin meningkat seiring bertambahnya masa pemeliharaan. Parameter lain seperti pH pagi dan kecerahan menunujukkan tren yang semakin menurun seiring bertambahnya masa pemeliharaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem intensif memiliki risiko akumulasi bahan organik dan senyawa nitrogen yang lebih tinggi, sehingga diperlukan pengelolaan kualitas air yang konsisten dan tepat, termasuk melalui pemanfaatan probiotik, zeolit, pengelolaan pakan, serta pengaturan sirkulasi dan pergantian air secara berkala.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research was titled Water Quality Trends in Vaname Shrimp Ponds with Intensive System. This research was conducted in Hurang Jaya Makmur intensive shrimp ponds. The purpose of this study was to determine how the trend of water quality parameters of vaname shrimp farming with intensive systems. The method used in this study is quantitative observation to obtain numerical data. The sampling technique uses purposive sampling method. Each water quality parameter shows different dynamics of change during the maintenance period. Parameters such as daytime pH, salinity, ammonium (NH₄⁺), nitrite (NO₂-), and TOM (Total Organic Matter) showed an increasing trend as the rearing period increased. Other parameters such as morning pH and brightness showed a decreasing trend as the rearing period increased. The results of this study indicate that intensive systems have a higher risk of accumulation of organic matter and nitrogen compounds, so consistent and appropriate water quality management is needed, including through the use of probiotics, zeolite, feed management, and regular water circulation and turnover.
Kata kunciudang vaname; tren kualitas air; sistem intensif.
Pembimbing 1Sri Marnani
Pembimbing 2Agung Cahyo Setyawan
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-08-20 13:40:16.661603
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.