Artikel Ilmiah : F1A021089 a.n. FITRIA WULANDARI

Kembali Update Delete

NIMF1A021089
NamamhsFITRIA WULANDARI
Judul ArtikelPengetahuan dan Respons Masyarakat tentang Kekerasan Seksual Anak di Kelurahan Tanjung
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan respons masyarakat terhadap kekerasan seksual terhadap anak di Kelurahan Tanjung, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai kekerasan seksual terhadap anak masih terbatas, meliputi definisi, bentuk, tanda-tanda, serta faktor penyebab. Pemahaman sebagian masyarakat belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum, khususnya terkait tanda-tanda non-fisik pada korban, sehingga menghambat deteksi dini. Meskipun sebagian besar menyadari dampak psikologis dan fisik yang dapat menyebabkan trauma jangka panjang, pengetahuan mengenai pencegahan masih berada pada tahap mengingat informasi, dengan perbedaan pemahaman antarindividu berdasarkan latar belakang pendidikan. Respons masyarakat menunjukkan tingkat tanggung jawab yang tinggi, tercermin dalam keterlibatan aktif melaporkan kasus, mendukung proses hukum, serta memberikan dukungan sosial dan empati kepada korban. Reaksi awal berupa keterkejutan, kemarahan, dan rasa malu memperlihatkan makna subjektif yang kuat terkait norma dan nilai sosial yang dianut. Temuan ini memperlihatkan adanya edukasi komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan deteksi lebih awal, dan penanganan kekerasan seksual secara menyeluruh di masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze community knowledge and responses to sexual violence against children in Tanjung Village, Banyumas Regency. The research method used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation. The results show that community knowledge regarding sexual violence against children is still limited, including definitions, forms, signs, and causal factors. Some community members' understanding is not fully in accordance with legal provisions, particularly regarding non-physical signs in victims, thus hampering early detection. Although most are aware of the psychological and physical impacts that can cause long-term trauma, knowledge regarding prevention is still at the stage of memorizing information, with differences in understanding between individuals based on educational background. Community responses demonstrate a high level of responsibility, reflected in active involvement in reporting cases, supporting the legal process, and providing social support and empathy to victims. Initial reactions of shock, anger, and shame demonstrate strong subjective meanings related to adhered social norms and values. These findings demonstrate the need for comprehensive and ongoing education to increase awareness, early detection capabilities, and comprehensive handling of sexual violence in the community.
Kata kuncipengetahuan, respons, kekerasan seksual, anak.
Pembimbing 1Dr. Tri Wuryaningsih, M.Si
Pembimbing 2Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si
Pembimbing 3Niken Paramarti Dasuki, S.Sos., M.Si
Tahun2025
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2025-08-20 10:10:15.263889
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.