Artikel Ilmiah : A1D021191 a.n. ESYA SHINDID BAHTIAR ZAIN

Kembali Update Delete

NIMA1D021191
NamamhsESYA SHINDID BAHTIAR ZAIN
Judul ArtikelPengaruh Aplikasi Pupuk Kandang Kambing berbasis Bioaktivator Alami dan
Dosis Pupuk N, P, K terhadap Panjang Tanaman Semangka
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dalam budidaya semangka, penggunaan pupuk anorganik seperti N, P, K menjadi praktik umum, namun ketergantungan yang tinggi dapat menurunkan kualitas tanah dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi pupuk kandang kambing yang telah difermentasi menggunakan bioaktivator, pengaruh pemberian pupuk N, P, K, dan kombinasi terbaik antara keduanya secara spesifik terhadap panjang tanaman semangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang kambing dengan bioaktivator tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap panjang tanaman. Sebaliknya, perlakuan dosis pupuk N, P, K secara konsisten meningkatkan panjang tanaman secara sangat nyata, di mana pemberian N, P, K dosis 100% secara konsisten memberikan hasil tertinggi untuk karakter pertumbuhan vegetatif ini. Tidak ditemukan adanya interaksi yang signifikan antara perlakuan pupuk kandang kambing fermentasi dan dosis N, P, K terhadap panjang tanaman semangka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor utama yang memengaruhi panjang tanaman semangka dalam penelitian ini adalah dosis pupuk N, P, K.
Abtrak (Bhs. Inggris)In watermelon cultivation, the use of inorganic fertilizers such as N, P, and K is a common practice; however, high dependency can degrade soil quality in the long term. This research aimed to determine the effect of applying goat manure fermented with a bioactivator, the effect of N, P, and K fertilizer application, and the best combination of both specifically on the plant length of watermelon. The results showed that the application of goat manure with a bioactivator did not have a significant effect on plant length. Conversely, the N, P, and K fertilizer dosage treatments consistently and very significantly increased plant length, with the 100% N, P, and K dosage consistently yielding the highest results for this vegetative growth character. No significant interaction was found between the fermented goat manure treatment and the N, P, and K dosage concerning watermelon plant length. Thus, it can be concluded that the main factor influencing watermelon plant length in this study was the dosage of N, P, and K fertilizer.
Kata kuncisemangka, pupuk kandang kambing, bioaktivator, pupuk N, P, K
Pembimbing 1Ahadiyat Yugi Rahayu
Pembimbing 2Muhammad Bachtiar Musthafa
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2025-08-19 22:08:31.956424
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.