Artikel Ilmiah : A1C021077 a.n. M. ABDAN SYAKURA

Kembali Update Delete

NIMA1C021077
NamamhsM. ABDAN SYAKURA
Judul ArtikelPENGARUH VARIASI METODE IRIGASI DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN PADI KETAN LUSI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Padi ketan varietas Lusi menunjukkan tren konsumsi yang terus meningkat dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan di lahan marginal yang luas di Indonesia. Budidaya pada lahan marginal memiliki tantangan dalam menghadapi keterbatasan kesuburan tanah dan ketersediaan air. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisiologis padi ketan Lusi melalui optimasi kebutuhan air dan penyerapan unsur hara tanaman. Optimasi ini dilakukan melalui variasi metode irigasi, yaitu konvensional dan alternate wetting and drying (AWD), serta jarak tanam 20×20 cm dan 30×30 cm.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kombinasi metode AWD dengan jarak tanam 30×30 cm (P2J2) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman 122,5 cm, jumlah anakan 27 batang/rumpun, jumlah daun 124 helai/rumpun, panjang akar 15,1 cm, bobot akar basah 69,3 g, dan bobot akar kering 42,1 g. Perlakuan ini juga mampu menghemat sekitar 150 mm air per musim tanam tanpa menurunkan hasil. Dengan demikian, metode AWD pada jarak tanam lebar dapat menjadi strategi budidaya berkelanjutan untuk varietas Lusi di lahan marginal melalui peningkatan efisiensi air sekaligus optimalisasi pertumbuhan vegetatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Lusi glutinous rice variety shows a growing consumption trend and offers significant potential for development on Indonesia's vast, marginal lands. Cultivation on marginal lands presents challenges due to limited soil fertility and water availability. This research was conducted to optimize the physiological growth of Lusi glutinous rice by optimizing water requirements and nutrient uptake. This optimization was achieved through a variety of irrigation methods, namely conventional and alternate wetting and drying (AWD), with plant spacings of 20x20 cm and 30x30 cm.
The results showed that the combination of the AWD method with a 30x30 cm spacing (P2J2) produced the best growth, with a plant height of 122.5 cm, 27 tillers per hill, 124 leaves per hill, a root length of 15.1 cm, a wet root weight of 69.3 g, and a dry root weight of 42.1 g. This treatment also saved approximately 150 mm of water per growing season without reducing yield. Thus, the AWD method at wide plant spacing can be a sustainable cultivation strategy for the Lusi variety on marginal land by increasing water efficiency while optimizing vegetative growth.
Kata kuncipadi ketan, lahan marginal, metode pengairan, jarak tanam, AWD
Pembimbing 1Afik Hardanto, S.TP., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Dr. Asna Mustofa, S.TP., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2025-08-19 15:00:45.695559
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.