| NIM | F1A021039 |
| Namamhs | VANIA PUTRI WARDANA |
| Judul Artikel | Eksistensi Tradisi Palang Pintu di Era Globalisasi |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini menganalisis tradisi khas suku Betawi yakni palang pintu. Penelitian ini membahas eksistensi tradisi palang pintu di era globalisasi dengan teori fungsi seni music Alan Parkhurst Merriam. Selain itu, tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan sosial yang dilakukan masyarakat dalam upaya melestarikan tradisi palang pintu berdasarkan perspektif tindakan sosial Max Weber. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten yang termasuk ke wilayah utama yang terpapar arus globalisasi. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan analisis deksriptif Miles dan Huberman. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa tradisi palang pintu masih eksis di masyarakat Kecamatan Pamulang. Akan tetapi terdapat penurunan minat masyarakat untuk melanjutkan tradisi ini. Terdapat tindakan sosial yang dilakukan masyarakat dalam upaya melestarikan tradisi ini. Terdapat tindakan sosial rasionalitas nilai yang berupa pengunggahan informasi tradisi palang pintu di media sosial. Selain itu terdapat juga tindakan tradisional yang berupa penggunaan tradisi ini di pernikahan khas Betawi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study analyzes the distinctive tradition of the Betawi tribe, palang pintu. This study discusses the existence of the palang pintu tradition in the era of globalization using Alan Parkhurst Merriam's theory of the function of musical art. In addition, another objective of this study is to determine the social actions carried out by the community in an effort to preserve the palang pintu tradition based on Max Weber's social action perspective. This research was conducted in Pamulang District, South Tangerang City. The research method used in this study is a qualitative research method with descriptive analysis by Miles and Huberman. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The results obtained indicate that the palang pintu tradition still exists in the community of Pamulang District. However, there is a decline in community interest in continuing this tradition. There are social actions carried out by the community in an effort to preserve this tradition. There are social actions of value rationality in the form of uploading information about the palang pintu tradition on social media. In addition, there are also traditional actions in the form of using this tradition in typical Betawi weddings. |
| Kata kunci | Eksistensi, Tradisi, Globalisasi, Tindakan Sosial |
| Pembimbing 1 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Edy Suyanto, M.Si |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. Imam Santosa, M.Si |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2025-08-19 09:33:02.302138 |
|---|