Artikel Ilmiah : L1C020084 a.n. FERDIAN YUSTIANSYAH

Kembali Update Delete

NIML1C020084
NamamhsFERDIAN YUSTIANSYAH
Judul ArtikelAnalisis Kualitas Perairan dan Biokonsentrasi Kadmium (Cd) Pada
Kerang Hijau (Perna Viridis) di Wilayah Segara Anakan Bagian Timur,
Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Segara Anakan Bagian Timur, Cilacap terletak di selatan Pulau Jawa antara Provinsi Jawa Barat dengan Jawa
Tengah. Banyaknya aktivitas manusia dan aktivitas industri di sekitaran daerah Segara Anakan Bagian Timur
dapat berdampak pada peningkatan limbah yang masuk ke parairan. Salah satu limbah yang berbahaya yaitu
kadmium (Cd). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas perairan di Segara Anakan Bagian Timur,
tingkat kontaminasi Cd, biokonsentrasi kerang hijau (P.viridis) terhadap Cd, serta zonasi perairan berdasarkan
kualitas air dan kandungan Cd. Analisis logam Cd dilakukan dengan Atomic Absorbption Spectometry (AAS).
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kandungan logam Cd pada perairan memiliki nilai kisaran 0,0019
0,0027 mg.kg-1 dan termasuk dalam kategori tercemar sedang. Kandungan logam Cd pada P. viridis memiliki
nilai kisaran 0,0052-0,0507 mg.kg-1 dan termasuk dalam kategori akumulasi rendah. Analisis klaster
memunjukkan dua kelompok stasiun berdasarkan kualitas air dan kandungan Cd. Klaster 1 berada di wilayah
industri dan alur pelayaran dengan karakteristik DO rendah, logam berat dan nutrien tinggi, yang menandakan
tekanan pencemaran sedang hingga tinggi. Klaster 2 terletak di wilayah muara dan dermaga, dengan DO tinggi,
pH basa, dan polutan lebih rendah, mencerminkan kondisi perairan yang lebih alami dan mendukung kehidupan
biota. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas antropogenik dapat memengaruhi kualitas perairan dan kerang hijau
(P.viridis) di Segara Anakan Bagian Timur, Cilacap.
Abtrak (Bhs. Inggris)The eastern part of Segara Anakan, located in Cilacap, lies on the southern coast of Java Island between the
provinces of West Java and Central Java. Extensive human and industrial activities in the vicinity of eastern
Segara Anakan have the potential to increase the discharge of waste into the aquatic environment. One of the
hazardous pollutants is cadmium (Cd). This study aims to analyze the water quality of eastern Segara Anakan,
assess the level of Cd contamination, determine the bioaccumulation capacity of the green mussel (Perna
viridis) for Cd, and classify aquatic zones based on water quality and Cd concentrations. Cadmium analysis was
performed using Atomic Absorption Spectrometry (AAS). The results indicate that Cd concentrations in the
water ranged from 0.0019 to 0.0027 mg.kg-1, categorized as moderately polluted. Cd concentrations in P. viridis
ranged from 0.0052 to 0.0507 mg/kg, falling into the low accumulation category. Cluster analysis identified two
station groups based on water quality and Cd content. Cluster 1, located in industrial areas and navigation
channels, was characterized by low dissolved oxygen, high heavy metal concentrations, and elevated nutrient
levels, indicating moderate to high pollution pressure. Cluster 2, situated in estuarine and dock areas, exhibited
high dissolved oxygen, alkaline pH, and lower pollutant levels, reflecting more natural water conditions
supportive of aquatic life. These findings suggest that anthropogenic activities can influence water quality and
the condition of green mussels (P. viridis) in the eastern part of Segara Anakan, Cilacap.
Kata kuncibiokonsentrasi; cadmium; kulitas perairan; logam bera;, P. Viridis.
Pembimbing 1Dr.Hartoyo S.Pi., M.T
Pembimbing 2Ani Haryati S.I.K., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2025-08-18 16:22:21.656272
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.