Artikel Ilmiah : A1C021071 a.n. LAELA SAFITRI HANDAYANI
| NIM | A1C021071 |
|---|---|
| Namamhs | LAELA SAFITRI HANDAYANI |
| Judul Artikel | Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Terhadap Tingkat Pemadatan Tanah Pada Kedalaman 0 - 50 cm (12 Setelah Perlintasan Traktor Roda 4) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pemadatan tanah akibat perlintasan traktor roda 4 menjadi masalah serius pada lahan pertanian intensif karena menurunkan porositas, konduktivitas hidrolik jenuh, dan kadar air tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dosis pupuk kandang sapi terhadap pemadatan tanah pada kedalaman 0–50 cm saat 12 bulan setelah perlintasan, serta mempelajari hubungan antar sifat fisik tanah. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat dosis pupuk kandang sapi (0, 15, 20, dan 25 ton/ha) pada lima kedalaman tanah (0 – 10, 10 – 20, 20 – 30, 30 – 40 dan 40 – 50 cm), dan total 100 sampel. Hasil menunjukkan pemberian pupuk kandang sapi menurunkan dry bulk density dan meningkatkan porositas, konduktivitas hidrolik jenuh, serta kadar air tanah. Dosis 25 ton/ha paling efektif mengurangi pemadatan. Dry bulk density berhubungan negatif dengan konduktivitas hidrolik jenuh (R² = 0,4118), sedangkan porositas dan kadar air berhubungan positif. Data 12 bulan menunjukkan pemadatan lebih tinggi dibandingkan 0 dan 6 bulan pengamatan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Soil compaction caused by four-wheel tractor traffic is a major issue in intensive farming, reducing porosity, saturated hydraulic conductivity, and soil water content. This study aimed to evaluate the effect of cattle manure doses on soil compaction at depths of 0–50 cm, 12 months after tractor traffic, and to analyze the relationships among soil physical properties. The experiment used a Completely Randomized Design with four manure doses (0, 15, 20, and 25 t/ha) across five soil depths (0 – 10, 10 – 20, 20 – 30, 30 – 40 dan 40 – 50 cm), and totaling 100 samples. Results showed that cattle manure application reduced dry bulk density and increased porosity, saturated hydraulic conductivity, and soil water content. The 25 t/ha dose was the most effective in reducing compaction. Dry bulk density was negatively correlated with saturated hydraulic conductivity (R² = 0.4118), while porosity and water content showed positive correlations. After 12 months, soil compaction was higher compared to 0 and 6 months. |
| Kata kunci | pemadatan tanah, traktor roda 4, pupuk kandang sapi, sifat fisik tanah. |
| Pembimbing 1 | Purwoko Hari Kuncoro, S.TP., M.Agr., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Dr. Asna Mustofa, S.TP., M. P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 151 |
| Tgl. Entri | 2025-08-16 19:04:01.208346 |