Artikel Ilmiah : F1F021035 a.n. ASRI WULANDARI

Kembali Update Delete

NIMF1F021035
NamamhsASRI WULANDARI
Judul ArtikelTantangan Implementasi Kebijakan Pengurangan Tarif dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) terhadap Integrasi Ekonomi Negara Anggota (2022-2024)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dibentuk sebagai
upaya untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan Asia-Pasifik melalui
liberalisasi perdagangan barang dan jasa, termasuk kebijakan penurunan tarif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dalam implementasi kebijakan
penurunan tarif di RCEP pada tahap Free Trade Area (FTA) terhadap upaya
pencapaian integrasi ekonomi kawasan. Jenis penelitian yang digunakan dalam
menyusun penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti
menggunakan teori integrasi ekonomi menurut Bela Balassa, prakondisi integrasi
dan tahapan integrasi menurut Dominick Salvatore, serta kerangka problem
malignancy dan problem-solving capacity dari Miles dan Underdal untuk
menganalisis tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa
implementasi kebijakan penurunan tarif di RCEP masih menghadapi berbagai
tantangan, antara lain banyaknya jadwal tarif, liberalisasi yang terbatas dan tidak
merata, margin preferensi yang rendah, proteksi sektor tertentu (pertanian,
otomotif, sumber daya alam), kompleksitas rules of origin, rendahnya pemanfaatan
perjanjian, serta asimetri struktural antar anggota. Kondisi ini menunjukkan
perlunya penguatan kapasitas kelembagaan dan harmonisasi kebijakan antar
anggota agar tujuan integrasi ekonomi kawasan dapat tercapai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) was formed as an
effort to strengthen economic integration in the Asia-Pacific region through the
liberalization of trade in goods and services, including tariff reduction policies. This
study aims to identify the challenges in implementing tariff reduction policies in
the RCEP at the Free Trade Area (FTA) stage to achieve regional economic
integration. The type of research used in conducting this study is descriptive
qualitative. This research employs Bela Balassa's theory of economic integration,
the preconditions for integration and stages of integration according to Dominick
Salvatore, as well as the problem malignancy and the problem-solving capacity
framework from Miles and Underdal, to analyze the challenges faced. This study
shows that the implementation of tariff reduction policies in the RCEP still faces
various challenges, including numerous tariff schedules, limited and uneven
liberalization, low preference margins, protection of certain sectors (agriculture,
automotive, natural resources), complex rules of origin, low utilization of the
agreement, and structural asymmetries among members. These conditions indicate
the need to strengthen institutional capacity and harmonize policies among
members to achieve the goal of regional economic integration.
Kata kunciRCEP, pengurangan tarif, integrasi ekonomi, tantangan implementasi, Asia-Pasifik
Pembimbing 1Dr. Tundjung Linggarwati, S.IP., M.Si.
Pembimbing 2Fitri Adi Setyorini, S.I.P., M.H.I.
Pembimbing 3Arum Tri Utami, S.IP., M.A.
Tahun2025
Jumlah Halaman95
Tgl. Entri2025-08-15 16:45:01.814631
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.