| NIM | F1B019107 |
| Namamhs | FARISA DWI SEPTIANA |
| Judul Artikel | Strategi Komunikasi Publik Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Banjarnegara |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Publik Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Banjarnegara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk untuk mendeskripsikan Strategi Komunikasi Publik TPPS dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPPS Kabupaten Banjarnegara cukup memahami karakteristik kelompok sasaran utama, khususnya mereka dalam masa 1000 Hari Pertama Kehidupan, dengan melakukan pendekatan langsung seperti kunjungan rumah dan diskusi untuk memastikan pesan yang disampaikan sesuai kebutuhan. Dalam menyusun pesan, TPPS menitikberatkan pada edukasi dasar tentang stunting, yang dirancang bersama kader dan tenaga kesehatan serta disesuaikan dengan bahasa dan budaya lokal. Metode komunikasi yang digunakan mengutamakan tatap muka karena dinilai paling efektif membangun kedekatan dan memungkinkan interaksi dua arah, namun tetap dipadukan dengan komunikasi informal melalui media sosial dan grup WhatsApp kader. Sementara itu, dalam hal media, TPPS menggabungkan komunikasi langsung dengan media cetak dan digital untuk menjangkau masyarakat secara luas dan menjaga kesinambungan informasi, sehingga strategi komunikasi yang dijalankan bersifat adaptif dan kontekstual sesuai kondisi lapangan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study, entitled "Public Communication Strategy of the Stunting Acceleration Reduction Team (TPPS) in Stunting Mitigation in Banjarnegara Regency. The purpose of this study is to describe the Public Communication Strategy of the TPPS (Student Action Plan) in Stunting Mitigation in Banjarnegara Regency. The method used in this study was qualitative. Informants were selected using a purposive sampling technique. Data were collected through interviews, documentation, and observation. The data analysis method used was interactive analysis. The research results show that the Banjarnegara Regency Child Protection Team (TPPS) adequately understands the characteristics of its primary target group, particularly those in the First 1,000 Days of Life. They employ direct approaches such as home visits and discussions to ensure messages are delivered appropriately. In developing their messages, the TPPS emphasizes basic education on stunting, designed in collaboration with cadres and health workers and tailored to local language and culture. The communication method used prioritizes face-to-face communication, as it is considered the most effective way to build rapport and enable two-way interaction, while also incorporating informal communication through social media and cadre WhatsApp groups. Meanwhile, in terms of media, the TPPS combines direct communication with print and digital media to reach a wider audience and maintain continuity of information, ensuring that the communication strategy is adaptive and contextual to field conditions. |
| Kata kunci | Strategi Komunikasi, Stunting, TPPS |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Muslih Faozanuddin, M.Sc |
| Pembimbing 2 | Shadu Satwika Wijaya, S.Sos., M.Si |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2025-08-15 15:38:20.070713 |
|---|