Artikel Ilmiah : J1A021031 a.n. NADIA AMALIA PUTRI
| NIM | J1A021031 |
|---|---|
| Namamhs | NADIA AMALIA PUTRI |
| Judul Artikel | THE DEPICTION OF ALPHA MALE SYNDROME IN JEFF'S CHARACTER IN SELIGMAN'S BOTTOMS (2023) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dalam beberapa tahun terakhir, konsep "alpha male" semakin menonjol di media, budaya populer, dan lingkungan sosial. Konsep ini, yang dikenal sebagai sindrom alpha male, mengangkat sifat-sifat seperti dominasi, agresivitas, kompetitif, dan pengendalian emosi sebagai standar ideal maskulinitas. Studi ini mengeksplorasi bagaimana karakter Jeff dalam film Bottoms (2023) karya Emma Seligman merepresentasikan sindrom ini. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, studi ini merujuk pada teori alpha male syndrome dari Ludeman dan Erlandson (2006) serta konsep maskulinitas hegemonik dari Connell (2005). Jeff digambarkan sebagai sosok hipermaskulin yang kuat, percaya diri, dan memiliki kekuasaan sosial. Dominasi Jeff ditekankan melalui penampilannya, interaksinya dengan karakter lain, serta teknik visual seperti frame, sudut pandang (POV), dan sudut pandang kamera (the view of the lens). Ia diagung-agungkan lewat acara sekolah, poster promosi, dan dukungan terus-menerus dari teman maupun pihak berwenang. Semua elemen ini membentuk dan mempertahankan citranya sebagai simbol maskulinitas ideal. Studi ini menyimpulkan bahwa dominasi Jeff tidak hanya berasal dari sifat pribadinya, tetapi juga dari bagaimana lingkungan sosialnya memandang, membela, dan menegaskan posisinya. Melalui karakter Jeff, Bottoms menunjukkan bagaimana sifat-sifat alpha male dibentuk, dipertahankan, dan diagungkan dalam konteks budaya dan institusional. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In recent years, the concept of the "alpha male" has become increasingly prominent in media, popular culture, and social circles. This concept, known as alpha male syndrome, elevates traits such as dominance, aggression, competitiveness, and emotional control as ideal standards of masculinity. This study explores how the character Jeff in Emma Seligman's film Bottoms (2023) embodies this syndrome. Using qualitative descriptive methods, this study utilizes Ludeman and Erlandson's (2006) theory of alpha male syndrome and Connell's (2005) concept of hegemonic masculinity. Jeff is portrayed as a strong, confident, and socially powerful hypermasculine figure. Jeff's dominance is emphasized through his appearance, his interactions with other characters, and visual techniques such as frame, POV, and the view of the lens. He is glorified through school events, promotional posters, and the constant support of friends and authorities. All of this shapes and maintains his image as a symbol of ideal masculinity. The study concludes that Jeff's dominance stems not only from his personal traits but also from how his social environment views, defends, and affirms his position. Through the character of Jeff, Bottoms shows how alpha male traits are constructed, maintained, and glorified in cultural and institutional contexts. |
| Kata kunci | alpha male syndrome, hegemonic masculinity, alpha male attributes, hypermasculinity, alpha male domination |
| Pembimbing 1 | Dr. Lynda Susana Widya Ayu Fatmawaty S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Tribuana Sari S.S., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2025-08-15 14:50:04.260582 |