Artikel Ilmiah : F1D021001 a.n. CAHYA DEWI AFIFAH

Kembali Update Delete

NIMF1D021001
NamamhsCAHYA DEWI AFIFAH
Judul ArtikelANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP KELOMPOK
PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA TERHADAP HAK-HAK
POLITIK PENYANDANG DISABILITAS TPS 8 DESA KARANGNANGKA
PADA PEMILU 2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pengetahuan dan sikap KPPS mengenai hak-
hak politik penyandang disabilitas di TPS 8 desa Karangnangka, Kecamatan
Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini penting dikarenakan minimnya pengetahuan KPPS terhadap kebutuhan penyandang disabilitas saat pemilu yang
mengakibatkan tidak optimalnya sikap inklusif dan menyediakan kebutuhan penyandang
disabilitas. Teori yang digunakan yaitu Teori Pemilu Inklusif dan Pemilu Aksesibilitas.
Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Penelitian ini diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan sikap yang kurang inklusif
terhadap hak disabilitas disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, tidak ada
pembahasan khusus yang dilakukan PPS mengenai materi dan pelayanan disabilitas
saat pemilu sehingga KPPS di TPS 8 kurang memahami kebutuhan disabilitas dan
berimbas terhadap sikap KPPS dalam melayani disabilitas pada saat pencoblosan.
Kedua, pemilu di TPS 8 masih belum aksesibel pada beberapa aspek, yaitu kurangnya pengetahuan, anggaran yang terbatas, serta sikap kurang teliti KPPS terhadap fasilitas
yang dibutuhkan disabilitas.
Abtrak (Bhs. Inggris)This article aims to examine the urgency of KPPS (Polling Station Working Committee) knowledge and attitudes regarding the political rights of persons with disabilities at TPS 8, Karangnangka Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. This research is important due to the limited knowledge of KPPS about the needs of persons with disabilities during elections, which leads to a lack of inclusive attitudes and insufficient provision of necessary accommodations. The theories used in this study are the Theory of Inclusive Elections and Electoral Accessibility. The research method employed is qualitative with a case study approach. Data were obtained from both primary and secondary sources. The results show that the lack of knowledge and inclusive attitudes towards the rights of persons with disabilities is caused by several factors. First, there
was no specific discussion held by the PPS (Village Election Committee) regarding materials and services for persons with disabilities during the election, resulting in a lack of understanding by KPPS at TPS 8 and consequently affecting their attitude in serving
persons with disabilities during the voting process. Second, the election at TPS 8 was still inaccessible in several aspects, including lack of knowledge, limited budget, and KPPS’s inattentiveness to the facilities needed by persons with disabilities.
Kata kunciPemilu Inklusif, Aksesibilitas, Pemilih Disabilitas
Pembimbing 1Ahmad Sabiq, S.IP., MA.
Pembimbing 2Prof. Dr. Sos. Waluyo Handoko, M.Sc.
Pembimbing 3Chanifia Izza Millata, S.IP., M.IP.
Tahun2025
Jumlah Halaman38
Tgl. Entri2025-08-15 11:55:14.829602
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.