Artikel Ilmiah : A1D021039 a.n. SYILFI APRILLIYA UTAMI
| NIM | A1D021039 |
|---|---|
| Namamhs | SYILFI APRILLIYA UTAMI |
| Judul Artikel | RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT TERPAPAR SALINITAS UDARA TERHADAP JEDA WAKTU DAN VOLUME PEMBILASAN PADA MEDIA TANAH PASIR PANTAI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tomat merupakan tanaman hortikultura yang memiliki beragam manfaat dan bernilai ekonomis tinggi sehingga banyak diminati oleh konsumen. Kegiatan budidaya tomat masih dihadapkan oleh kendala seperti terbatasnya penggunaan lahan, yang dapat diuapayakan dengan memanfaatkan lahan pasir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jeda waktu pembilasan yang baik bagi fisiologi dan pertumbuhan tanaman tomat terpapar salinitas udara, menentukan volume pembilasan yang baik bagi fisiologi dan pertumbuhan tanaman tomat terpapar salinitas udara, dan mengetahui interaksi terbaik bagi fisiologi dan pertumbuhan tanaman tomat terpapar salinitas udara. Penelitian ini dilakukan maenggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun dengan 2 faktor, yaitu jeda waktu pembilasan dengan 3 taraf perlakuan (0, 45, dan 90 menit) dan volume pembilasan dengan tiga taraf perlakuan (0; 3,5; 7,0 mm). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, jika data menunjukan perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jeda waktu pembilasan menunjukkan peningkatan pada variabel bobot segar daun, bobot segar tanaman, dan kerapatan stomata generatif. Jeda waktu 90 menit meningkatkan bobot segar daun tertinggi (15,53 g), bobot segar tanaman tertinggi (63,36 g), dan kerapatan stomata tertinggi (10,78 mm²). Berdasarkan hasil penelitian bahwa perlakuan volume pembilasan meningkatkan kerapatan stomata generatif tertinggi pada 7 mm sebesar (10,82 mm²), namun menurunkan kadar prolin vegetatif (1,63 μmol/g). Tidak terdapat interaksi antara jeda waktu pembilasan dan volume pembilasan pada seluruh variabel pertumbuhan, fisiologi, dan hasil tanaman. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tomato is a horticultural crop with various benefits and high economic value, making it highly favored by consumers. However, tomato cultivation still faces challenges, such as limited land availability, which can be addressed by utilizing coastal sandy soils. This study aims to determine the optimal rinsing interval for improving the physiology and growth of tomato plants exposed to airborne salinity, to identify the optimal rinsing volume, and to examine the best interaction between rinsing interval and volume on the physiology and growth of tomato plants under airborne salinity stress. The experiment was conducted using a Completely Randomized Block Design (CRBD) with two factors: rinsing interval (0, 45, and 90 minutes) and rinsing volume (0, 3.5, and 7.0 mm). The collected data were analyzed using ANOVA, and if significant differences were found, further analysis was performed using DMRT at the 5% significance level. The results showed that the rinsing interval treatment significantly increased leaf fresh weight, total plant fresh weight, and generative stomatal density. A 90-minute interval resulted in the highest leaf fresh weight (15.53 g), plant fresh weight (63.36 g), and stomatal density (10.78 mm²). The rinsing volume treatment resulted in the highest generative stomatal density at 7.0 mm (10.82 mm²), but reduced vegetative proline content (1.63 μmol/g). There was no interaction between rinsing interval and rinsing volume for all measured variables of plant growth, physiology, and yield. |
| Kata kunci | Kata kunci: Tomat, jeda waktu pembilasan, volume pembilasan, pasir pantai |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Saparso, M.P. |
| Pembimbing 2 | Risqa Naila Khusna S, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2025-08-15 10:35:10.696016 |