Artikel Ilmiah : L1C021089 a.n. LENI PURNAMI

Kembali Update Delete

NIML1C021089
NamamhsLENI PURNAMI
Judul ArtikelEstimasi Stok Karbon Biomassa Mangrove dan Profil Vertikal Karbon Organik Sedimen Mangrove di Muara Kali Ijo, Kebumen
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ekosistem mangrove memiliki kemampuan dalam menyerap karbon tiga kali lebih
banyak dari hutan terestrial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi stok
karbon biomassa mangrove dan menganalisis profil vertikal karbon organik sedimen
di KEE Mangrove Muara Kali Ijo, Kebumen. Metode penelitian yang digunakan yaitu
survei dengan pengambilan data lapangan dan analisis laboratorium. Data kerapatan
mangrove, biomassa atas, dan sedimen diambil dari tiga stasiun dengan interval
kedalaman sedimen 0–15 cm, 15–30 cm, 30–50 cm, dan 50–100 cm. Analisis karbon
organik sedimen dilakukan dengan metode Walkley-Black, sedangkan biomassa
dihitung menggunakan persamaan alometrik. Hasil penelitian menunjukkan
kerapatan mangrove tergolong padat (7.707 ind/Ha), didominasi oleh mangrove jenis
Rhizophora stylosa (6.062 ind/Ha). Stok karbon biomassa atas mencapai (787,83 ton
C/Ha), dengan nilai tertinggi pada stasiun 3 sebesar 337,68 ton C/Ha. Spesies Nypa
fruticans menyimpan karbon lebih tinggi (10,21 ton C/Ha) dibandingkan Avicennia
alba (3,37 ton C/Ha). Profil vertikal karbon sedimen menurun seiring bertambahnya
kedalaman dengan rata-rata kandungan tertinggi pada lapisan permukaan dengan
kedalaman 10 cm sebesar 12,58%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Mangrove ecosystems have the ability to absorb three times more carbon than other terestrial
forests. This study aims to estimate the carbon stock of mangrove biomass and analyze the
vertical profile of organic carbon in sediments at the KEE Mangrove Muara Kali Ijo, Kebumen.
The research methods used include field surveys and laboratory analysis. Data on mangrove
density, above-ground biomass, and sediment were collected from three stations at sediment
depth intervals of 0–15 cm, 15–30 cm, 30–50 cm, and 50–100 cm. Sediment organic carbon
analysis was conducted using the Walkley-Black method, while biomass was calculated using
allometric equations. The results showed that mangrove density was classified as dense (7,707
ind/Ha), dominated by the mangrove species Rhizophora stylosa (6,062 ind/Ha). Above-
ground biomass carbon stock reached (787.83 tons C/Ha), with the highest value at station 3
at 337.68 tons C/Ha. The species Nypa fruticans stores higher carbon (10.21 tons C/ha)
compared to Avicennia alba (3.37 tons C/ha). The vertical carbon profile of the sediment
decreases with increasing depth, with the highest average content in the surface layer at a depth
of 10 cm at 12.58%.
Kata kunciBiomassa, Kerapatan, Mangrove, Sedimen, Stok Karbon
Pembimbing 1Hendrayana, S.Kel., M.Si.
Pembimbing 2Ani Haryati, S.I.K., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2025-08-15 09:36:29.014718
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.