Artikel Ilmiah : D1B023007 a.n. ZAENUR ROZIKIN

Kembali Update Delete

NIMD1B023007
NamamhsZAENUR ROZIKIN
Judul ArtikelAnalisis Performa Produksi dan Keuntungan Usaha Berbasis IOFC. Studi
kasus : CV. Wijaya Farm
Abstrak (Bhs. Indonesia)Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja produksi dan efisiensi finansial ayam niaga petelur pada tiga kandang komersial di Wijaya Farm, Desa Winduherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Studi kasus dilakukan secara deskriptif menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan selama umur ayam 35 hingga 38 minggu, meliputi parameter produksi telur (Hen Day
Production/HDP), konsumsi pakan, Feed Conversion Ratio (FCR), mortalitas, pendapatan peternak, dan Income Over Feed Cost(IOFC). Hasil studi menunjukkan rata-rata HDP di ketiga kandang adalah 91,07% (Kandang A), 91,02% (Kandang B), dan 91,09% (Kandang C), dengan nilai FCR berkisar antara 2,12 hingga 2,13. Mortalitas tercatat sangat rendah (<0,15%), mengindikasikan kesehatan ayam yang baik. Pendapatan mingguan masing-masing kandang berkisar antara Rp 3.477.249 hingga Rp 3.622.361, dengan nilai IOFC yang positif dan seragam, yaitu Rp 1.016.288 (Kandang A), Rp 1.041.943 (Kandang B), dan Rp 1.029.463 (Kandang C). Kesimpulan studi kasus ini adalah produksi ayam niaga petelur di Wijaya Farm menunjukkan performa teknis dan efisiensi finansial yang optimal, didukung oleh manajemen pakan dan kesehatan ayam yang baik, serta nilai IOFC yang stabil dapat dijadikan dasar evaluasi keberlanjutan usaha peternakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This case study aims to evaluate the production performance and financial efficiency of commercial
laying hens in three commercial coops at Wijaya Farm, Winduherang Village, Kuningan Regency, West
Java. The study was conducted descriptively using primary and secondary data collected during the
hens' age of 35 to 38 weeks, covering parameters such as egg production (Hen Day Production/HDP),
feed consumption, Feed Conversion Ratio (FCR), mortality, farmer income, and Income Over Feed Cost
(IOFC). The study results show that the average HDP in the three coops was 91.07% (Coop A), 91.02%
(Coop B), and 91.09% (Coop C), with FCR values ranging from 2.12 to 2.13. Mortality was very low
(<0.15%), indicating good chicken health. The weekly income for each coop ranged from Rp 3,477,249
to Rp 3,622,361, with positive and uniform IOFC values, namely Rp 1,016,288 (Coop A), Rp 1,041,943
(Coop B), and Rp 1,029,463 (Coop C). The conclusion of this case study is that egg production at Wijaya
Farm demonstrates optimal technical performance and financial efficiency, supported by good feed and
health management, and a stable IOFC value can serve as a basis for evaluating the sustainability of the
poultry business.
Kata kunciayam petelur, HDP, FCR, IOFC, kinerja produksi, keuntungan usaha
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Rosidi,MP. IPU.
Pembimbing 2Dr. Ir. Rahayu Widiyanti, MP.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2025-08-14 15:25:52.044597
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.