Artikel Ilmiah : K1C021043 a.n. NANDA PUTRI NURUL NGAENI

Kembali Update Delete

NIMK1C021043
NamamhsNANDA PUTRI NURUL NGAENI
Judul ArtikelPEMODELAN 3D SEBARAN LAPISAN BATUBARA
MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI (STUDI KASUS:
KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan dan
distribusi lapisan batubara di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan
metode gravitasi. Data yang digunakan berupa anomali udara bebas dan topografi dari
satelit GGMPlus, yang dikoreksi menjadi Anomali Bouguer Lengkap (ABL). Data
ABL kemudian diproyeksikan ke bidang datar dan dipisahkan menjadi anomali
regional dan residual menggunakan metode upward continuation. Pemodelan 3
dimensi dilakukan dengan software Grablox 1.7 dan divisualisasikan menggunakan
Bloxer 1.6e. Hasil pemodelan menunjukkan rentang densitas antara 1.00 hingga 2.68
g/cm³. Zona densitas rendah (1.00–1.84 g/cm³) muncul pada kedalaman 2–5 km dan
10–20 km, yang diduga sebagai batubara. Interpretasi geologi mengaitkan zona
tersebut dengan Formasi Balikpapan, Pamaluan, dan Pulaubalang yang dikenal sebagai
formasi pembawa batubara di Cekungan Kutai bagian selatan. Hasil ini memberikan
gambaran awal potensi batubara dan struktur geologi bawah permukaan yang dapat
menjadi acuan eksplorasi lebih lanjut.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the subsurface structure and coal seam
distribution in Penajam Paser Utara Regency using the gravity method. The data used
were free-air anomaly and topography from the GGMPlus satellite, which were
processed into Complete Bouguer Anomaly (CBA). The CBA was projected onto a flat
plane and separated into regional and residual anomalies using upward continuation.
Three-dimensional modeling was carried out using Grablox 1.7 and visualized in
Bloxer 1.6e. The results show density values ranging from 1.00 to 2.68 g/cm³. Low
density zones (1.00–1.84 g/cm³) were identified at depths of 2–5 km and 10–20 km,
which are interpreted as coal-bearing layers. Geological interpretation suggests that
these zones correspond to the Balikpapan, Pamaluan, and Pulaubalang Formations,
known as coal-bearing units in the southern Kutai Basin. This study provides an initial
overview of coal potential and subsurface structure as a basis for further exploration.
Kata kunciCBA, Grablox, Kalimantan Timur, Cekungan Kutai
Pembimbing 1Hartono, S.Si., M. Si.
Pembimbing 2Dr. Agustya Adi Martha
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman67
Tgl. Entri2025-08-14 14:59:29.58853
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.