Artikel Ilmiah : D1B023008 a.n. ARIF JUMAWAN

Kembali Update Delete

NIMD1B023008
NamamhsARIF JUMAWAN
Judul ArtikelStudi Kinerja Produksi Ayam Niaga Petelur Dalam Sistem Kandang Terbuka di Wijaya Farm, Kuningan, Jawa Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas ayam niaga petelur strain Lohmann Brown pada
umur 33–37 minggu dengan jumlah 7.000 ekor yang dipelihara dengan sistem kandang open house di Wijaya
Farm, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah observasi kuantitatif deskriptif
selama lima minggu dengan pengukuran parameter konsumsi pakan, Hen Day Production (HDP), berat telur,
Feed Conversion Ratio (FCR), dan mortalitas. Hasil menunjukkan konsumsi pakan rata-rata 107,94 gram per
ekor per hari, HDP sebesar 88,67%, berat telur rata-rata 61,40 gram per butir, FCR 2,03, dan mortalitas
0,06%. Sistem kandang open house dengan manajemen yang baik mampu mendukung produktivitas ayam
niaga petelur secara memadai, meskipun fluktuasi suhu dan kelembapan menjadi tantangan utama.
Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengelolaan lingkungan kandang dan pemantauan kesehatan
secara berkala untuk mengoptimalkan performa produksi. Selain itu, penerapan sistem kandang closed
house dengan kontrol lingkungan yang lebih baik dapat menjadi alternatif untuk memaksimalkan potensi
genetik ayam niaga petelur di masa depan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aimed to evaluate the productivity of Lohmann Brown laying hens aged 33–37 weeks
with a total of 7.000 laying hens raised in an open house system at Wijaya Farm, Kuningan Regency, West
Java. A descriptive quantitative observational method was applied over five weeks, measuring feed
consumption, Hen Day Production (HDP), egg weight, Feed Conversion Ratio (FCR), and mortality rate. The
results showed an average feed consumption of 107.94 grams per bird per day, HDP of 88.67%, average egg
weight of 61.40 grams per egg, FCR of 2.03, and mortality rate of 0.06%. The open house system with proper
management adequately supports laying hen productivity, although fluctuations in temperature and
humidity remain significant challenges. This study recommends improving environmental management and
regular health monitoring to optimize production performance. Furthermore, implementing a closed house
system with better environmental control could be an alternative to maximize the genetic potential of laying
hens in the future
Kata kunciayam niaga petelur, Lohmann Brown, kandang open house, produktivitas, konsumsi pakan, Hen Day Production
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Rosidi, MP. IPU.
Pembimbing 2 Ir. Nunung Noor Hidayat, M.P., IPM.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2025-08-14 14:48:54.50765
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.