| NIM | J1B021015 |
| Namamhs | EVA AMBARWATI |
| Judul Artikel | FENOMENA PENGGUNAAN KOLOKIAL PAKSEL (NGAPAK JAKSEL) SEBAGAI KREATIVITAS LINGUISTIK GENERASI Z PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kolokial Paksel (Ngapak Jaksel) merupakan bentuk kreativitas linguistik yang muncul dari perpaduan dialek ngapak dan gaya tutur Jakarta Selatan yang digunakan generasi Z Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk kolokial Paksel sebagai variasi bahasa yang mencerminkan dinamika gaya tutur generasi Z Purwokerto saat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari tuturan langsung dan unggahan media sosial Tiktok @raflychaniag0 dan X @unsoedmfs. Analisis data dilakukan dengan metode padan referensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 41 bentuk kolokial yang diklasifikasikan ke dalam kategori single word, clipped word, short picturesque word of technical term, contruction, verb adverb combination, serta bentuk lain yang melibatkan perubahan fonem. Penelitian ini menunjukkan adanya perpaduan antara unsur lokal dan global dalam berbahasa yang mencerminkan identitas, kreativitas, dan adaptasi generasi muda terhadap komunikasi digital. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Paksel (Ngapak Jaksel) colloquial language is a form of linguistic creativity that emerges from the blend of the ngapak dialect and with the urban Jakarta Selatan speaking style used by Generation Z in Purwokerto. This study aims to identify and analyze the forms of Paksel colloquial language as a language variety reflecting the speech dynamics of Generation Z in Purwokerto today. This research employs a qualitative descriptive method. The data were collected from direct utterances and social media posts on TikTok @raflychaniag0 and X @unsoedmfs. data analysis was conducted using the referential matching method. The results show that there are 41 colloquial forms classified into the categories of single word, clipped word, short picturesque word of technical terms, contraction, verb-adverb combination, and other forms involving phoneme changes. This study indicates a blend of local and global elements in language use, reflecting the identity, creativity, and adaptation of young people in digital communication. |
| Kata kunci | kolokial, sosiolinguistik, variasi bahasa |
| Pembimbing 1 | Siti Junawaroh |
| Pembimbing 2 | Illangsari |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-08-13 12:23:14.638199 |
|---|