| NIM | E1B020025 |
| Namamhs | REYHAN BAKHITA ALVINDA |
| Judul Artikel | PERAN UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (STUDI DI KEPOLISIAN RESOR SALATIGA) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini membahas peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) dalam penanggulangan tindak pidana kekerasan seksual di wilayah hukum Polres Salatiga. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya angka kekerasan seksual di Indonesia, khususnya di Salatiga, serta pentingnya peran kepolisian sebagai garda terdepan dalam sistem peradilan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anal dalam upaya penanggulangan tindak pidana kekerasan seksual serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis, dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus di Polres Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelidik dan penyidik Polres Salatiga telah menjalankan peran pre-emtif, preventif, dan represif dalam penanggulangan kekerasan seksual, namun masih terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman masyarakat, serta kendala budaya dari masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu hukum pidana, serta menjadi referensi bagi optimalisasi penanggulangan tindak pidana kekerasan seksual di lingkungan kepolisian dan masyarakat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examined the role of the Women and Children Service Unit (Unit PPA) in addressing sexual violence crimes within the jurisdiction of the Salatiga Police Resort (Polres Salatiga). The background of the study was based on the high rate of sexual violence in Indonesia, particularly in Salatiga, and the critical role of the police as the frontline of the criminal justice system. The study aimed to determine how the Women and Children Service Unit contributed to efforts to combat sexual violence crimes and to analyze the obstacles hindering its implementation. The research employed a socio-legal method with a qualitative approach through a case study at Polres Salatiga. The findings indicated that the investigators at Polres Salatiga had carried out pre-emptive, preventive, and repressive roles in addressing sexual violence. However, several challenges remained, including limited resources, lack of public awareness, and cultural barriers within the community. This study was expected to contribute to the development of criminal law science and serve as a reference for optimizing efforts to combat sexual violence crimes within law enforcement and society. |
| Kata kunci | Unit Pelayanan Perempuan dan Anak; Kekerasan Seksual. |
| Pembimbing 1 | Rani Hendriana, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2025-08-13 11:28:37.019019 |
|---|