| NIM | J1C019031 |
| Namamhs | KUSUMA TITISARI |
| Judul Artikel | NILAI KARMA DALAM DONGENG HANASAKA-JIISAN: ANALISIS STRUKTURALISME LÉVI-STRAUSS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dongeng Hanasaka-jiisan mengisahkan seorang kakek dan nenek yang secara tidak sengaja terus mendapatkan keberuntungan yang mengundang rasa iri tetangga si pasangan tua. Kendatipun tetangga si pasangan tua selalu mencoba meniru apa yang pasangan tua lakukan sebelumnya, hasil yang didapatkan berbeda. Pola berulang dalam cerita rakyat tersebut menarik untuk dianalisis dengan menerapkan teknik analisis strukturalisme Lévi-Strauss dengan membedah cerita ke dalam miteme-miteme dan membandingkan oposisi biner yang terdapat dalam cerita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan oposisi biner dan nilai karma yang mempengaruhi jalan cerita dalam dongeng Hanasaka-jiisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan objektif (struktural). Dongeng Hanasaka-jiisan memiliki pola struktural yang menggambarkan adanya nilai karma bahwa tindakan yang didasari dengan niat positif akan membuahkan hasil yang positif. Sebaliknya, tindakan yang didasari dengan niat negatif akan membuahkan hasil yang negatif. Hasil analisis struktur cerita rakyat Hanasaka-jiisan menunjukkan bahwa karma bukan hanya tentang balasan, tapi bagaimana suatu tindakan dapat mempengaruhi diri sendiri dan orang lain. Karma memberikan kesempatan untuk belajar dari pengalaman di masa lalu dan menanamkan perubahan positif dalam hidup. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Hanasaka-jiisan is a fairytale that tells a story of an old man with his wive who continuously to receive good luck which arouses the envy of the elderly couple's neighbor. The neighbor would always try to imitate the things that the old couple did, however the results he produces are different from his desires. The recurring patterns in this fairytale are interesting to analyze by applying Lévi-Strauss's structural analysis techniques by dissecting the story into mythemes and comparing its binary oppositions. The aim of this research is to describe the binary opposition and karmic values that influence the storyline in the Hanasaka-jiisan fairytale. The method used in this research is descriptive analytical with an objective (structural) approach. The Hanasaka-jiisan fairytale has a structural pattern that illustrates the karmic value that any actions based on positive intentions will result in positive reactions. In contrary, actions that based on negative intentions will results in negative reactions. The results of the analysis of the structure of Hanasaka-jiisan fairytale shows that karma is not just about retribution, but how an action can affect oneself and others. Karma provides an opportunity to learn from past experiences and instill positive changes in life. |
| Kata kunci | dongeng, miteme, nilai karma, Hanasaka-jiisan |
| Pembimbing 1 | Diana Puspitasari, S.S., M.A. |
| Pembimbing 2 | Muammar Kadafi, S.S., M.A. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 78 |
| Tgl. Entri | 2025-08-11 12:51:24.015421 |
|---|