Artikel Ilmiah : H1C021012 a.n. M. IBEN NAJAHAN MUSAFFIQ

Kembali Update Delete

NIMH1C021012
NamamhsM. IBEN NAJAHAN MUSAFFIQ
Judul ArtikelIdentifikasi Potensi Gas Berdasarkan Analisis Petrofisika, Gas Kromatografi, Atribut Sweetness dan AVO Di Lapangan X Pada Formasi Haloq, Cekungan Kutai, Kalimantan TImur
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebutuhan energi nasional yang terus meningkat mendorong perlunya eksplorasi lanjutan
terhadap sumber daya energi fosil, khususnya minyak dan gas bumi. Cekungan Kutai di
Kalimantan Timur merupakan salah satu cekungan hidrokarbon terbesar di Indonesia yang
dengan potensi yang masih signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
potensi keberadaan gas pada Formasi Haloq, Lapangan X menggunakan pendekatan analisis
petrofisika, gas kromatografi, sweetness, dan AVO (Amplitude Versus Offset). Data yang
digunakan berasal dari satu sumur, yaitu sumur MH-1 dan data seismik 2D. Hasil analisis
petrofisika menunjukkan nilai rata-rata VSH sebesar 41–49%, PHIE sebesar 3,6–5,9%, dan
SW sebesar 47–59%, dengan total ketebalan zona hidrokarbon mencapai 422 kaki. Analisis
DST menunjukkan adanya zona gas yang ditandai dengan separasi log NPHI dan RHOB, di
mana DST-2, DST-3, dan DST-4 dikategorikan sebagai zona produktif berdasarkan metode
Pixler. Analisis sweetness mengindikasikan zona potensial dengan nilai sweetness tinggi
yang menunjukkan amplitudo tinggi dan frekuensi rendah, khas untuk gas. Selain itu,
interpretasi AVO mengidentifikasi keberadaan brightspot yang merupakan anomali
amplitudo signifikan, menunjukkan potensi gas pada zona target. Karakteristik reservoir
menunjukkan keberadaan low impedance gas sand dengan klasifikasi AVO kelas 3 pada
kedalaman 480 ms. Proses tersebut mengonfirmasi keterdapatan zona prospek gas pada
Formasi Haloq yang dapat menjadi target eksplorasi lanjutan serta integrasi dari beberapa
metode untuk indentifikasi potensi hidrokarbon.
Abtrak (Bhs. Inggris)The increasing national energy demand necessitates further exploration of fossil energy
resources, particularly oil and natural gas. The Kutai Basin in East Kalimantan is one of
Indonesia’s largest hydrocarbon basins with significant remaining potential. This study aims
to identify gas potential within the Haloq Formation, Field X, using an integrated approach
involving petrophysical analysis, gas chromatography, sweetness attribute, and Amplitude
Versus Offset (AVO) interpretation. The dataset comprises a single well (MH-1) and 2D
seismic data. Petrophysical analysis results indicate average VSH values of 41– 49%, PHIE
of 3.6–5.9%, and SW of 47–59%, with a total hydrocarbon-bearing thickness of 422 feet.
DST analysis reveals gas-bearing zones characterized by separation between NPHI and
RHOB logs, with DST-2, DST-3, and DST-4 classified as productive zones based on the
Pixler method. Sweetness analysis highlights potential gas zones with high sweetness values,
representing high amplitude and low frequency anomalies typical of gas. Furthermore, AVO
interpretation identifies the presence of brightspots significant amplitude anomalies
indicating gas potential within the target zone. Reservoir characterization confirms the
presence of low-impedance gas sand with an AVO Class 3 anomaly at a depth of 480 ms.
These findings confirm prospective gas zones within the Haloq Formation as viable targets
for further exploration and demonstrate the effectiveness of integrating multiple methods for
hydrocarbon potential identification.
Kata kunciPetrofisika, Gas Kromatografi , Sweetness, Amplitude Versus Offset (AVO), Formasi Haloq, Cekungan Kutai.
Pembimbing 1Dr. Ir. Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si., IPM.
Pembimbing 2Dr. Ir. Sachrul Iswahyudi, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2025-08-11 12:49:23.547083
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.