| NIM | H1C021048 |
| Namamhs | SAFIRA QOTRUNNIDA |
| Judul Artikel | ANALISIS PERUBAHAN LINGKUNGAN PURBA RAWA GRIBIG BERDASARKAN DATA PALINOLOGI DAN KANDUNGAN UNSUR Ca, Sr, Fe, K DAERAH TANJUNGJAYA, KECAMATAN PANIMBANG, KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Studi lingkungan purba pada dasarnya merupakan rekonstruksi lingkungan masa lampau melalui proksi-proksi yang terdapat pada sedimen atau batuan sedimen. Analisis perubahan lingkungan purba pada Rawa Gribig dilakukan berdasarkan data palinologi dan kandungan unsur Ca, Sr, Fe, dan K. Sampel diambil pada kedalaman 0 – 46 cm. Analisis palinologi digunakan untuk mengidentifikasi jenis vegetasi masa lalu berdasarkan distribusi palinomorf, sedangkan analisis unsur kimia bertujuan untuk mengungkap proses geokimia yang memengaruhi lingkungan pengendapan. Hasil menunjukkan adanya perubahan lingkungan yang signifikan antara lapisan Lanau B (kedalaman 32–46 cm) dan Lanau A (kedalaman 0–17 cm). Lanau B didominasi oleh palinomorf terestrial (97,88%) dan kandungan unsur Ca dan Sr yang rendah, menunjukkan lingkungan daratan yang belum terpengaruh laut. Sebaliknya, Lanau A mengandung palinomorf mangrove (48,45%) dan marine (5,32%), serta peningkatan signifikan unsur Ca dan Sr, yang mengindikasikan transisi ke lingkungan mangrove tengah akibat pengaruh laut, yang merupakan dampak dari peristiwa tsunami. Secara keseluruhan, kombinasi data palinologi dan geokimia menunjukkan pola perubahan lingkungan dari rawa lebak menjadi rawa pasang surut, mencerminkan dinamika ekosistem akibat gangguan tsunami. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Paleoenvironmental studies are essentially reconstructions of past environments using proxies found in sediment or sedimentary rocks. The analysis of paleoenvironment in the Gribig Swamp was conducted based on palynological data and the elemental content of Ca, Sr, Fe, and K. Samples were collected from depths of 0 – 46 cm. Palynological analysis was used to identify past vegetation types based on the distribution of palynomorphs, while geochemical analysis aimed to reveal geochemical processes influencing the depositional environment. The results show a significant environmental shift between the Lanau B layer (32–46 cm depth) and the Lanau A layer (0 – 17 cm depth). Lanau B is dominated by terrestrial palynomorphs (97,88%) and low concentrations of Ca and Sr, indicating a terrestrial environment unaffected by marine influence. In contrast, Lanau A contains mangrove palynomorphs (48,45%) and marine palynomorphs (5,32%), along with a significant increase in Ca and Sr concentrations, indicating a transition to a central mangrove environment influenced by marine conditions, likely as a result of a tsunami event. Overall, the combination of palynological and geochemical data reveals a pattern of environmental change from freshwater swamp to tidal swamp, reflecting ecosystem dynamics affected by tsunami disturbance. |
| Kata kunci | Palinologi, Unsur kimia, Perubahan lingkungan, Rawa, Tsunami, Mangrove. |
| Pembimbing 1 | Drs. Gentur Waluyo, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ryan Dwi Wahyu Ardi, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | Dr. Eko Yulianto |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-08-11 11:24:21.73195 |
|---|