Artikel Ilmiah : H1E021021 a.n. SALSA AFNI LAILY

Kembali Update Delete

NIMH1E021021
NamamhsSALSA AFNI LAILY
Judul ArtikelAnalisis Klaster Jalur Pendakian Gunung di Indonesia Berdasarkan Karakteristik Fisik Alam dan Sarana Pendukung dengan Metode K-Prototype
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia memiliki kekayaan jalur pendakian gunung yang indah namun berisiko, baik dari bahaya subjektif maupun objektif. Meningkatnya kecelakaan pendakian belum diimbangi dengan sistem grading jalur resmi dari APGI atau instansi terkait. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan jalur pendakian berdasarkan karakteristik fisik alam dan sarana pendukung menggunakan metode K-Prototype, dengan lima klaster optimal yang ditentukan melalui Silhouette score, elbow method, dan Davies-Bouldin Index. Hasilnya terbentuk lima kategori: klaster 0 (Basic, 20 jalur), klaster 1 (Advance, 26 jalur), klaster 2 (pemula, 18 jalur), klaster 3 (ahli, 6 jalur), dan klaster 4 (menengah, 35 jalur). Pengelompokan ini memberikan gambaran karakteristik fisik alam dan kesiapan fasilitas pada setiap jalur. Implikasinya dapat dimanfaatkan oleh penyelenggara trip, pendaki independen, pengelola basecamp, serta menjadi rekomendasi awal bagi pihak berwenang dalam merumuskan sistem klasifikasi jalur pendakian untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia has a wealth of beautiful but risky mountain hiking trails, both from subjective and objective hazards. The increase in climbing accidents has not been matched by an official trail grading system from APGI or related agencies. This study aims to Classify hiking trails based on natural physical characteristics and supporting facilities using the K-Prototype method, with five optimal clusters determined through Silhouette score, elbow method, and Davies-Bouldin Index. As a result, five categories were formed: cluster 0 (Basic, 20 trails), cluster 1 (Advanced, 26 trails), cluster 2 (beginner, 18 trails), cluster 3 (expert, 6 trails), and cluster 4 (intermediate, 35 trails). This grouping provides an overview of the physical characteristics of nature and the readiness of facilities on each trail. The implications can be used by trip organizers, independent hikers, basecamp managers, as well as being an initial recommendation for authorities in formulating a hiking trail Classification system to improve safety and comfort.
Kata kunciSilhouette score; Davies-Bouldin Index; Klasifikasi; Tipe Data Campuran; Pariwisata luar ruangan.
Pembimbing 1Ir. Hasyim Asyari, S.ST., M.Sc
Pembimbing 2Akhlis Rahman Sari Nurhidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2025-08-11 11:02:41.430067
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.