Artikel Ilmiah : I1D021047 a.n. STEPHANI MONICA PUTRI

Kembali Update Delete

NIMI1D021047
NamamhsSTEPHANI MONICA PUTRI
Judul ArtikelHubungan Pola Konsumsi Lemak, Tingkat Aktivitas Fisik, dan Pengetahuan Gizi terhadap Kadar Kolesterol Total (Studi Pada Penjamah Makanan Kantin Universitas Jenderal Soedirman)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyebab kematian terbesar didunia dengan prevalensi hingga 7,6% pada penduduk indonesia. Faktor risiko hiperkolesterolemia antara lain; genetik, usia, jenis kelamin, status gizi, aktivitas fisik, pola konsumsi, serta faktor stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi lemak, tingkat aktivitas fisik, dan pengetahuan gizi terhadap kadar kolesterol total pada penjamah makanan kantin di Universitas Jenderal Soedirman.Metodologi Desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel adalah penjamah makanan di 12 kantin Universitas Jenderal Soedirman sebanyak 60 responden sesuai kriteriapenelitian. Data didapatkan dengan wawancara menggunakan SQ-FFQ untuk mengetahui pola konsumsi lemak, kuesioner GPAQ untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik, kuesioner pengetahuan untuk mengetahui nilai pengetahuan gizi, dan hasil pemeriksaan kadar kolesterol total dengan metodehand prick. Hasil dianalisis menggunakan ujifisher exactdengansignifikansi 0,05.Hasil Penelitian: Mayoritas responden memiliki pola konsumsi lemak yang tinggi (11,7%),memiliki tingkat aktivitas fisik ringan (13,3%), memiliki pengetahuan gizi yang kurang (56,7%)dan memiliki hiperkolesterolemia (20,0%). Tidak terdapat hubungan pola konsumsi lemak(p=0,619), tingkat aktivitas fisik (p=0,655), dan pengetahuan gizi (p=0,262) dengan kadar kolesterol total. Kesimpulan Tidak terdapat hubungan pola konsumsi lemak, tingkat aktivitas fisik, dan pengetahuan gizi dengan kadar kolesterol total.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Hypercholesterolemia is one of non-communicable diseases that is currently becoming a lead cause of death with prevalence of 7.6% among Indonesians. Hypercholesterolemia can be triggered by genetics, age, sex, nutritional status, physical activity, consumption patterns, and stress factors. This study aims to determine the relationship between fat consumption patterns, physical activity level, and nutritional knowledge with total cholesterol level among food handlers in the canteen of Jenderal Soedirman University, who are responsible for preparing and serving foods on a daily basis.

Methodology: Quantitative observational design with a cross-sectional approach. With a total sample of 99 food handlers based on inclusion and exclusion criteria. Data were obtained by interview using the SQ-FFQ for fat consumption patterns, GPAQ for physical activity level, Nutrition Knowledge Questionnaire for nutritional knowledge, and total cholesterol level measured using hand prick method. The results were analyzed using fisher exact test with significance of (0.05).

Results: The majority of respondents had a healthy fat consumption pattern (88.3%), engaged in high levels of physical activity (51.7%), had poor nutrition knowledge (56.7%), and had normal total cholesterol levels (56.7%). There was no significant relationship between fat consumption pattern (p=0.619) physical activity level (p=0.655), and nutritional knowledge (p=0.219) with total cholesterol levels.
Conclusion: There was no significant relationship between fat consumption pattern, physical activity level, and nutritional knowledge with total cholesterol levels.
Kata kunciaktivitas fisik, kadar kolesterol total, pengetahuan gizi, pola konsumsi lemak, penjamah makanan, fat consumption pattern, physical activity levels, nutritional knowledge, total cholesterol levels, food handlers
Pembimbing 1Afina Rachma Sulistyaning S.Gz., M.Sc., Dietisien
Pembimbing 2Sifa Aulia Wicaksari S.Gz., M.Gizi., Dietisien
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-08-05 14:48:29.160376
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.