Artikel Ilmiah : I1A019118 a.n. RIZKA KHAIRUNNISA NOVIANTY

Kembali Update Delete

NIMI1A019118
NamamhsRIZKA KHAIRUNNISA NOVIANTY
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Memengaruhi Kondisi Kadar HbA1c pada Penderita Diabetes Melitus Peserta Prolanis di Puskesmas Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Prolanis merupakan program pemantauan berkelanjutan bagi individu dengan diabetes melitus (DM), dengan menggunakan kadar HbA1c sebagai indikator utama dalam mengontrol kadar glukosa darah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang dilakukan di Puskesmas Purwokerto Barat. Populasi penelitian terdiri dari 62 peserta yang menjalani pemeriksaan HbA1c pada bulan Oktober 2024, dengan pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah divalidasi dan reliabel serta rekam medis. Analisis data dilakukan dengan metode univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ≥ 45 tahun (p-value = 0,023) dan kebiasaan merokok (p-value = 0,026) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar HbA1c. Faktor-faktor seperti jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, riwayat DM, aktivitas fisik, pola makan, lama menderita DM, dan frekuensi kunjungan Prolanis tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar HbA1c.
Abtrak (Bhs. Inggris)Prolanis is a continuous monitoring program for individuals with diabetes mellitus (DM), using HbA1c levels as the primary indicator of blood glucose control. This study is a quantitative research with a cross-sectional design conducted at the Purwokerto Barat Public Health Center. The study population consisted of 62 participants who underwent HbA1c measurement in October 2024, with samples obtained using a total sampling method. Data were collected through validated and reliable questionnaires as well as medical records, and analyzed using univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (logistic regression) methods. The results showed that age ≥ 45 years (p-value = 0.023) and smoking habits (p-value = 0.026) had a significant effect on HbA1c levels. Factors such as gender, education, knowledge, occupation, history of DM, physical activity, dietary patterns, duration of having DM, and frequency of Prolanis visits did not significantly affect HbA1c levels.
Kata kunciDiabetes melitus (DM), HbA1c, prolanis, faktor risiko
Pembimbing 1Prof. Dr. Dwi Sarwani S.R., S.KM., M.Kes (Epid)
Pembimbing 2Devi Octaviana, S. Si., M. Kes
Pembimbing 3Rizka Khairunnisa Novianty
Tahun2025
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2025-08-05 12:47:52.503406
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.