Artikel Ilmiah : K1A021036 a.n. SINTA SARAH AMALIA

Kembali Update Delete

NIMK1A021036
NamamhsSINTA SARAH AMALIA
Judul Artikel“Penambatan Molekul Peptida Antikanker
Hidrolisat Protein Kacang Tunggak Terhadap Human Epidermal Growth Factor
Receptor 2 (HER2)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kanker payudara merupakan tumor yang paling ganas dan telah menjadi isu
penyakit global. Metode pengobatan kanker payudara yang ada saat ini seperti
antibodi monoklonal menimbulkan efek samping pada pasien dan timbulnya
resistensi di beberapa kasus sehingga diperlukan eksplorasi pengobatan yang tidak
menimbulkan efek samping dan minim resistensi. Kacang tunggak (Vigna
unguiculata L.Walp) melalui proses hidrolisis enzimatis menghasilkan protein yang
berperan sebagai peptida bioaktif dan dilaporkan memiliki sifat sebagai peptida
antikanker terhadap sel MCF-7. Penelitian ini bertujuan untuk menambatkan
molekul peptida kacang tunggak terhadap reseptor HER2 (ID PDB: 3PP0) secara
in silico menggunakan penambatan molekul sehingga diketahui aktivitasnya
sebagai inhibitor kanker payudara berdasarkan parameter berupa nilai afinitas
ikatan dan interaksi yang terbentuk, seperti ikatan hidrogen dan interaksi
hidrofobik. Hasil penambatan molekul peptida menggunakan HADDOCK 2.4
menunjukkan peptida EQQQQQQEESWEVQR (P7) membentuk pengikatan yang
stabil dengan reseptor HER2 dengan afinitas ikatan -11.6 kkal/mol dan membentuk
ikatan hidrogen pada asam amino Cys805, Arg849 sebanyak 3 ikatan, Ser728,
Gly732, Arg897, Gly882, Phe731, Ala730, dan Val884 dengan panjang ikatan
berkisar 2.63–3.15 Å serta distabilkan oleh 15 interaksi hidrofobik. Adapun
penambatan menggunakan CABS-dock menghasilkan peptida
EQQQQQQEESWEVQR (P7) membentuk ikatan paling stabil dengan reseptor
HER2 dengan nilai afinitas ikatan sebesar -11.3 kkal/mol. Interaksi spesifik yang
dihasilkan berupa ikatan hidrogen pada residu Lys736, Ser1007, Lys921, Glu914
pada panjang ikatan 2.73–3.35 Å dan 16 interaksi hidrofobik
Abtrak (Bhs. Inggris)Breast cancer is the most aggressive tumor and has become a global health
issue. Current breast cancer treatment methods, such as monoclonal antibodies,
have side effects on patients and resistance has developed in some cases,
necessitating the exploration of treatments that do not cause side effects and have
minimal resistance. Cowpea (Vigna unguiculata L.Walp) through enzymatic
hydrolysis produces proteins that act as bioactive peptides and have been reported
to have anticancer peptide properties against MCF-7 cells. This study aims to dock
cowpea peptide molecules to the HER2 receptor (PDB ID: 3PP0) in silico by
molecular docking, to determine their activity as breast cancer inhibitors based on
parameters such as binding affinity values and formed interactions, such as
hydrogen bonds and hydrophobic interactions. The results of peptide docking using
HADDOCK 2.4 show that the peptide EQQQQQQEESWEVQR (P7) forms a stable
binding with the HER2 receptor with a binding affinity of -11.6 kcal/mol and
establishes hydrogen bonds with the amino acids Cys805, Arg849 (three bonds),
Ser728, Gly732, Arg897, Gly882, Phe731, Ala730, and Val884 with bond lengths
ranging from 2.63 to 3.15 Å, and is stabilized by 15 hydrophobic interactions.
Meanwhile, docking using CABS-dock results in the peptide
EQQQQQQEESWEVQR (P7) forming the most stable bond with the HER2
receptor with a binding affinity value of -11.3 kcal/mol. The specific interactions
produced include hydrogen bonds with residues Lys736, Ser1007, Lys921, Glu914
at bond lengths of 2.73 to 3.35 Å and 16 hydrophobic interactions.
Kata kuncikacang tunggak, antikanker, penambatan molekul, HADDOCK 2.4, CABS-dock
Pembimbing 1Dr. Dian Riana Ningsih, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ely Setiawan, S.Si., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman92
Tgl. Entri2025-08-04 14:32:14.579375
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.