Artikel Ilmiah : F1F021005 a.n. SINTIYA AYU RAMADHANI

Kembali Update Delete

NIMF1F021005
NamamhsSINTIYA AYU RAMADHANI
Judul ArtikelPengembangan Potensi Desa Alasmalang Menuju Desa Wisata Rintisan Melalui Community Based Tourism (CBT)
Abstrak (Bhs. Indonesia) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan potensi Desa Alasmalang sebagai desa wisata rintisan melalui pendekatan Community Based Tourism (CBT). Desa Alasmalang memiliki potensi utama berupa budidaya durian bawor yang telah menjadi ikon lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komunitas, seperti Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani, PKK, Karang Taruna, dan Pokdarwis “Berkah Durian”, sangat penting dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Namun, belum semua indikator CBT terpenuhi secara optimal, terutama dalam aspek infrastruktur dan literasi pariwisata masyarakat. Pengembangan desa wisata Alasmalang masih memerlukan pendampingan dari berbagai pihak serta peningkatan kapasitas SDM lokal agar potensi agrowisata dapat dikelola secara berkelanjutan dan inklusif.
Abtrak (Bhs. Inggris) This research aims to analyze the development of Alasmalang Village’s potential as an emerging tourist village through the Community Based Tourism (CBT) approach. Alasmalang Village is known for its flagship commodity, durian bawor, which has become a local icon. The study uses a descriptive qualitative method, collecting data through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that community groups such as Farmers Group, Women Farmers Group, PKK, Karang Taruna, and the tourism awareness group Pokdarwis “Berkah Durian” play a key role in supporting community-based tourism development. However, not all CBT indicators have been fully achieved, especially regarding infrastructure and community tourism literacy. The development of Alasmalang as a tourist village still requires assistance from multiple stakeholders and improvement in local human resources to ensure sustainable and inclusive agrotourism management.
Kata kunciDesa Alasmalang, Desa Wisata Rintisan, Community Based Tourism (CBT), Agrowisata Durian, Pemberdayaan Komunitas
Pembimbing 1Dr. Tundjung Linggarwati, S.IP, M.Si
Pembimbing 2Ayusia Sabhita Kusuma, M.Soc.Sc
Pembimbing 3Soni Martin Anwar, S.IP, M.A
Tahun2025
Jumlah Halaman85
Tgl. Entri2025-08-04 14:04:46.551993
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.