| NIM | F1C021037 |
| Namamhs | ZAHRA EKA FITRIA |
| Judul Artikel | Peran Penulis Naskah dalam Penciptaan Karya Film "Cowongsewu: Harmoni di Balik Transformasi Ritus Banyumasan" |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Di era modernisasi, ritual pemanggil hujan khas daerah Banyumas yaitu Cowongan berkembang menjadi sebuah acara teatrikal bernama Cowongsewu. Hal tersebut diinisiasi oleh seorang pelaku seni untuk mengonstruksi pertunjukan seni yang dapat diterima oleh masyarakat modern, tetapi juga tidak melupakan makna filosofis di balik kebudayaannya. Film dokumenter sebagai salah satu format penayangan audiovisual dipilih agar dapat menyampaikan tujuan pembuatan karya jika perubahan budaya lokal tersebut merupakan hasil modifikasi dari sebuah kearifan lokal. Dalam proses kreasinya, seorang penulis naskah memiliki peranan dari tahap pra-produksi hingga pasca produksi seperti perumusan ide, eksekusi naskah, koordinasi narasumber, pengisian suara, sampai agenda distribusi. Keterlibatannya mengarahkan batasan dalam pembuatan film yang menyoroti bahwa transformasi pertunjukan Cowongsewu ditujukan agar dapat melibatkan partisipasi masyarakat luas, sehingga Cowongsewu dikenal sebagai perayaan yang mengusung kesinambungan antara manusia dan sekitarnya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In the era of modernization, the traditional rain-calling ritual of the Banyumas region, Cowongan, has evolved into a theatrical event called Cowongsewu. This was initiated by an artist to construct an artistic performance that is acceptable to modern society, but also does not forget the philosophical meaning behind its culture. Documentary films as one of the audiovisual presentation formats were chosen to convey the purpose of creating the work if the local cultural change is the result of a modification of local wisdom. In the creative process, a scriptwriter has a role from the pre-production to post-production stages such as researching, script execution, coordinating talents, dubbing, to the distribution agenda. This involvement directs the boundaries in filmmaking, highlighting that the transformation of the Cowongsewu performance is intended to involve wider community participation, so that Cowongsewu is known as a celebration that promotes continuity between humans and their surroundings. |
| Kata kunci | Cowongsewu, Penulis Naskah, Film Dokumenter, Pertunjukan Seni, Transformasi Budaya |
| Pembimbing 1 | Tri Nugroho Adi, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Wiwik Novianti, S.Sos., M.I.Kom. |
| Pembimbing 3 | Dr. Edi Santoso, S.Sos., M.Si. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | 2025-08-04 13:41:11.725084 |
|---|